Gol tersebut membuat momentum permainan semakin berpihak kepada tuan rumah. Tidak butuh waktu lama, Real Madrid kembali menambah keunggulan lima menit kemudian melalui Federico Valverde.
BACA JUGA:Analisis Taktik Newcastle United vs Barcelona: Pressing Brutal The Magpies Redam Blaugrana
Valverde Jadi Motor Serangan
Federico Valverde kembali menunjukkan peran pentingnya dalam permainan Real Madrid. Gelandang asal Uruguay itu tampil sangat aktif dalam membantu serangan.
Dalam skema permainan Real Madrid, Valverde kerap bergerak dari sisi kanan menuju area tengah seolah-olah menjadi striker bayangan. Pergerakan tersebut dimanfaatkan untuk mengeksploitasi ruang yang muncul ketika bek Elche tertarik mengikuti pergerakan Brahim Diaz.
Gol Valverde tercipta dari skema serangan cepat yang melibatkan kerja sama lini tengah dan sisi sayap. Umpan matang dari sisi kiri berhasil ia konversi menjadi gol yang membawa Real Madrid unggul 2-0 sebelum turun minum.
Performa Valverde dalam laga ini kembali menunjukkan kemampuannya sebagai gelandang modern yang mampu berkontribusi di berbagai fase permainan.
BACA JUGA:Analisis Taktik Athletic Bilbao vs Barcelona: Build Up dan Rotasi Posisi Pecah Pertahanan Los Leones
Huijsen Tambah Keunggulan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Real Madrid tetap menjaga intensitas permainan. Mereka terus menekan pertahanan Elche yang mulai kehilangan organisasi permainan.
Gol ketiga akhirnya tercipta pada menit ke-66 melalui Dean Huijsen. Bek muda tersebut berhasil memanfaatkan situasi bola mati untuk mencetak gol dan memperlebar keunggulan Real Madrid menjadi 3-0.
Gol ini semakin memperlihatkan dominasi tim tuan rumah sepanjang pertandingan.
Di sisi lain, Elche sebenarnya beberapa kali mencoba membangun serangan balik. Namun, lini pertahanan Real Madrid tampil cukup solid sehingga peluang yang tercipta tidak terlalu berbahaya.
BACA JUGA:Analisis Taktik Barcelona vs Atletico Madrid: Ketika Pedri Berfungsi Sebagai Libero Modern