RSUD Sekadau
Pesan artikel
Backlink iklan

Analisis El Clasico Final: Kunci Taktik Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026

Analisis El Clasico Final: Kunci Taktik Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026

Laga Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol pada Senin, 12 Januari 2026-fcbarcelona-Instagram

PONTIANAKINFO.COM - Barcelona sukses menjuarai Piala Super Spanyol 2026 setelah melewati duel sengit kontra Real Madrid dengan skor 3-2. Laga final yang mempertemukan dua raksasa Spanyol tersebut berlangsung di King Abdullah Sport City pada Senin, 12 Januari 2026 dini hari WIB, dan menyuguhkan pertarungan taktik serta drama hingga menit akhir.

Kemenangan ini memastikan Barcelona mempertahankan trofi yang mereka raih musim lalu sekaligus menambah koleksi gelar Piala Super Spanyol menjadi 16 trofi, mempertegas dominasi Blaugrana di ajang tersebut.

BACA JUGA:Analisis El Clasico Final: Kunci Taktik Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026

Babak Pertama Panas, Skor Imbang 2-2

Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung bermain terbuka. Barcelona dan Real Madrid saling jual beli serangan dengan tempo tinggi, mencerminkan gengsi besar laga El Clasico di partai final.

Barcelona unggul lebih dahulu melalui Raphinha. Winger asal Brasil tersebut memanfaatkan celah di sektor kiri pertahanan Real Madrid untuk mencetak gol pembuka. Real Madrid merespons dengan cepat. Vinicius Junior menyamakan skor menjadi 2-2 melalui aksi individualnya yang sulit dihentikan.

Barcelona kembali memimpin lewat Robert Lewandowski yang tampil efektif sebagai ujung tombak. Striker asal Polandia itu memanfaatkan ruang di kotak penalti Madrid untuk menaklukkan penjaga gawang lawan. Lagi-lagi, keunggulan itu tidak bertahan lama. Real Madrid mampu menyamakan kedudukan lewat Gonzalo Garcia setelah memanfaatkan situasi bola mati.

Babak pertama pun ditutup dengan skor imbang, menandakan laga final ini berjalan seimbang dan penuh tensi.

BACA JUGA:Analisis Taktik Persib Bandung vs Persija: Man to Man Marking Antar Maung Bandung Juara Paruh Musim

Raphinha Jadi Pembeda di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Barcelona mulai lebih dominan dalam penguasaan bola dan memaksa Real Madrid bertahan lebih dalam.

Momen penentu datang ketika Raphinha mencetak gol keduanya di pertandingan ini. Gol tersebut memastikan kemenangan Barcelona sekaligus mengukuhkan Raphinha sebagai pahlawan kemenangan Blaugrana di partai final.

Gol Raphinha lahir dari skema serangan terstruktur, memanfaatkan ruang yang muncul akibat perubahan struktur bertahan Real Madrid. Keunggulan 3-2 tersebut mampu dipertahankan Barcelona hingga peluit akhir berbunyi.

BACA JUGA:Analisis Taktik Barcelona vs Athletic Bilbao: Dominasi Side to Side dan Overload Sayap ala Hansi Flick

Sumber: tommy desky