Pesan artikel

Warga Pontianak Serbu Operasi Pasar Murah Jelang Idulfitri 1447 H

Warga Pontianak Serbu Operasi Pasar Murah Jelang Idulfitri 1447 H

Warga memanfaatkan momen pasar murah untuk membeli sembako dengan harga terjangkau-Kominfo/Prokopim Pontianak -

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Saripin (81), warga Kelurahan Bangka Belitung Darat, senang karena bisa membawa pulang beras, gula, minyak goreng dan telur dengan harga yang lebih murah dari pasaran. Sejak pukul 06.30 pagi, ia dan istrinya telah antre di Operasi Pasar Murah dalam Rangka Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H di halaman Kantor Camat Pontianak Tenggara pada Senin, 2 Maret 2026.

"Alhamdulillah sangat terbantu dengan bazar ini. Saya juga setiap ada info bazar pasti pergi," ceritanya.

BACA JUGA:Warga Pontianak Serbu Operasi Pasar Murah Jelang Idulfitri 1447 H

Warga lain, Lidia (56) bercerita harga yang ditawarkan di bazar lebih murah dibanding pasaran. Ia pun berharap pemerintah lebih sering membuat operasi pasar serupa.

"Dalam rangka menyambut Idulfitri, kalau bisa ada bazar lain. Bazar daging atau ayam," katanya.

BACA JUGA:Wali Kota Pontianak Nilai Domino Asah Strategi dan Sportivitas di Eksibisi ORADO

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah mengatakan operasi pasar ini merupakan salah satu bentuk keberpihakan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan. Bekerja sama dengan sejumlah bank lokal lewat program Corporate Social Responsibility (CSR), kebutuhan pokok dijual harga yang lebih terjangkau melalui skema potongan harga atau subsidi. Menurutnya, langkah ini bertujuan membantu masyarakat agar tetap leluasa memenuhi kebutuhan lainnya menjelang lebaran. Selain itu, sejumlah tenant dan pedagang turut dilibatkan untuk menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari.

“Ini wujud keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, yakni mensupport daya beli melalui potongan harga dari harga normal menjadi lebih murah,” ujarnya.

BACA JUGA:Naga dari Pontianak Pukau Penonton di Harmoni Imlek Nusantara 2026 Jakarta

Operasi pasar ini dimulai dari Kecamatan Pontianak Tenggara dan akan digelar secara bergilir di seluruh kecamatan selama enam hari hingga pekan depan. Amirullah memastikan program ini rutin dilaksanakan setiap menjelang hari besar keagamaan.

Terkait stabilitas harga selama Ramadan, Amirullah menegaskan pemerintah daerah secara rutin melakukan pemantauan melalui Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Pemantauan dilakukan bersama pemerintah provinsi dan instansi vertikal guna menjaga ketersediaan barang dan mencegah lonjakan harga yang berlebihan.

Sumber: prokopim/kominfo pontianak