BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 16–18 Maret 2026
Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio merilis peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Peringatan dini ini berlaku mulai Senin, 16 Maret hingga Rabu, 18 Maret 2026.
Berdasarkan pembaruan data yang dirilis pada Senin, 16 Maret 2026 pukul 08.01 WIB, sejumlah wilayah di Kalimantan Barat berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi tersebut masuk dalam kategori waspada yang berarti hujan dapat terjadi dengan intensitas sedang sampai lebat dan berpotensi disertai petir atau guntur serta angin kencang berdurasi singkat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 16–18 Maret 2026
Pada Senin, 16 Maret 2026, terdapat delapan wilayah yang masuk dalam peringatan dini cuaca. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau, dan Kabupaten Sintang.
Memasuki Selasa, 17 Maret 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan masih terjadi di beberapa wilayah. BMKG mencatat daerah yang berpotensi terdampak yakni Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau, dan Kabupaten Sintang.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 16–22 Maret 2026
Sementara itu, pada Rabu, 18 Maret 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat sedikit berkurang. Berdasarkan data BMKG Kalbar, daerah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Sintang.
BMKG menjelaskan bahwa sistem peringatan dini cuaca dibagi dalam tiga kategori. Status waspada menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat, status siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat, sedangkan status awas digunakan untuk hujan sangat lebat hingga ekstrem.
BACA JUGA:Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi BRIN dan Data Hilal BMKG
Selain memantau potensi hujan, BMKG Kalbar juga mengamati kemungkinan angin kencang. Namun, berdasarkan rilis peringatan dini tersebut, potensi angin kencang di wilayah Kalimantan Barat pada Senin, 16 Maret hingga Rabu, 18 Maret 2026 dinyatakan nihil.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang berada di wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat, agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air, banjir lokal, maupun pohon tumbang. Masyarakat juga disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui laman resmi kalbar.bmkg.go.id maupun media sosial resmi BMKG Kalimantan Barat.
Sumber:


