Mengenal Albacete Balompié, Si Keju Mekanik Penakluk Raja Eropa
Albacete Balompié saat merayakan kemenangan melawan Real Madrid di babak 16 besar Copa del Rey pada Kamis, 15 Januari dini hari WIB-albacetebp-instagram
PONTIANAKINFO.COM - Albacete Balompié mungkin bukan nama yang sering muncul di pemberitaan sepak bola global dalam satu dekade terakhir. Namun pada Kamis, 15 Januari 2026 dini hari WIB, klub berjuluk El Queso Mecánico berhasil mencuri perhatian dunia setelah menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar Copa del Rey 2025-26 melalui gol dramatis di menit ke-94 yang membuat stadion Estadio Carlos Belmonte bergemuruh.
BACA JUGA:Mengenal Albacete Balompié, Si Keju Mekanik Penakluk Raja Eropa
Sejarah dan Identitas Albacete Balompié
Didirikan pada 1 Agustus 1940, Albacete bersarang di kota Albacete, wilayah Castilla-La Mancha. Klub ini dikenal dengan julukan El Queso Mecánico — sebutan yang populer pada awal 1990-an saat mereka menembus kasta tertinggi sepak bola Spanyol, La Liga, di bawah arah pelatih legendaris Benito Floro dengan permainan yang terorganisir.
Saat ini Albacete berada di peringkat ke-17 Segunda División namun tetap memiliki sejarah solid dengan total 7 musim di La Liga. Stadion mereka, Estadio Carlos Belmonte, dengan kapasitas sekitar 17.524 penonton, menjadi saksi atas tumbangnya pertahanan Real Madrid yang tak terduga pada laga ini.
BACA JUGA:Analisis El Clasico Final: Kunci Taktik Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026
Koneksi Andres Iniesta
Nama Andres Iniesta sendiri selalu terkait erat dengan Albacete. Legenda timnas Spanyol ini memulai karier akademinya di klub kecil ini sebelum kemudian dipinang oleh La Masia Barcelona. Hubungan ini lebih dari sekadar sejarah; keluarga Iniesta pernah mengambil alih saham mayoritas untuk menyelamatkan klub dari kebangkrutan pada tahun 2011. Kini Albacete dimiliki oleh grup investasi Skyline International yang dipimpin oleh pengusaha Venezuela Georges Kabchi.
BACA JUGA:Analisis Taktik Persib Bandung vs Persija: Man to Man Marking Antar Maung Bandung Juara Paruh Musim
Jefte Betancor: Bintang Pesta Kejutan
Nama Jefte Betancor langsung menjadi sorotan media internasional setelah pertandingan ini. Penyerang asal Spanyol ini, yang dipinjam dari Olympiacos, menjadi mimpi buruk bagi Real Madrid dan kiper mereka Andriy Lunin dengan mencetak dua gol krusial, termasuk gol kemenangan yang spektakuler di penghujung waktu normal pertandingan saat Madrid tengah menguasai bola.
Betancor menunjukkan naluri predator di kotak penalti dengan sempurna, memastikan kesempatan langka Albacete menjadi momen bersejarah. Golnya di menit ke-94 membuat Albacete unggul 3-2 dan mengakhiri pertandingan dengan sorak sorai dari ribuan pendukung tuan rumah.
Sumber:





