RSUD Sekadau
Pesan artikel
Backlink iklan

Makanan Khas Melayu Pontianak yang Tetap Populer Hingga Kini

Makanan Khas Melayu Pontianak yang Tetap Populer Hingga Kini

Ilustrasi gambar berita-Pontianak Disway-dokumen istimewa

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Kota Pontianak merupakan kota yang dikenal sebagai surga kuliner dengan berbagai makanan khas yang tetap digemari masyarakat lokal maupun wisatawan. Warisan kuliner ini mencerminkan perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, Dayak, dan pendatang lainnya yang hidup berdampingan selama berabad-abad. Dari bubur pedas yang sarat tradisi hingga kudapan jalanan yang selalu diburu, makanan Pontianak menyimpan cerita serta cita rasa unik yang tak lekang oleh waktu. 

BACA JUGA:Makanan Khas Melayu Pontianak yang Tetap Populer Hingga Kini

Bubur Pedas: Hidangan Malay Sambas yang Legendaris

Bubur pedas merupakan salah satu makanan khas Melayu yang paling terkenal di Pontianak dan Kabupaten Sambas. Berbeda dengan bubur pada umumnya, bubur pedas memiliki cita rasa gurih dan penuh rempah, dibuat dari beras tumbuk yang dimasak dengan berbagai sayuran seperti daun kesum, kangkung, serta dibubuhi lauk seperti kacang tanah dan ikan teri goreng. Hidangan ini merupakan makanan tradisional yang sering dinikmati masyarakat setempat saat berbuka puasa atau sarapan pagi. 

Selain sebagai makanan sehari-hari, bubur pedas juga sering dijumpai dalam perayaan budaya dan acara keluarga besar di Pontianak, yang dimana menunjukkan bahwa nilai kuliner tradisional ini tetap kuat melekat pada identitas masyarakat Melayu. 

BACA JUGA:6 Rekomendasi Coffee Shop Modern di Pontianak untuk Anak Muda dan Keluarga

Chai Kue & Pengkang: Jajanan Tradisional yang Tak Pernah Sepi Peminat

Chai kue menjadi salah satu kudapan yang tak boleh dilewatkan saat berada di Pontianak. Hidangan ini merupakan jajanan yang dibuat dari tepung beras dengan berbagai isian seperti bengkuang, chives, atau ubi, lalu disajikan dengan taburan bawang goreng dan sambal khas lokal. Chai kue bisa dinikmati dalam versi kukus maupun goreng, dan tetap populer baik di kalangan generasi tua maupun muda. 

Tak kalah menarik, pengkang adalah kudapan lain yang juga digemari. Terbuat dari beras ketan yang dibungkus daun pisang bersama udang atau bahan lain, pengkang memberikan aroma alami saat disantap hangat. Makanan ini populer terutama saat bulan Ramadan dan perayaan tertentu di masyarakat Melayu Pontianak. 

BACA JUGA:Liburan Akhir Pekan di Pontianak, Ini Destinasi Favorit Wisata Keluarga

Sago & Mie Tiaw: Nenek Moyang Kuliner Pontianak

Pontianak juga dikenal dengan mie tiaw dan mie sago yang menunjukkan sejarah panjang interaksi budaya di kota ini. Mie tiaw, yang bisa disajikan goreng atau kuah, sering dipadukan dengan bahan lokal seperti daging sapi, sayur, dan kecambah yang segar — mencerminkan adaptasi dari kuliner Tionghoa yang kini menjadi bagian budaya kuliner setempat. 

Sementara itu, mie sago yang terbuat dari pati sagu menawarkan tekstur kenyal yang khas dan digemari sebagai hidangan utama maupun camilan pengisi perut di siang hari. Kedua hidangan ini tidak hanya populer di Pontianak, namun juga menjadi wakil kuliner Kalimantan Barat di kalangan pengunjung yang berwisata kuliner. 

BACA JUGA:Perkembangan Infrastruktur Kota Pontianak dalam Satu Dekade Terakhir

Sumber: