Karang Taruna Kalbar Buka Pendaftaran Ketua, Didominasi Kader Muda dari 11 Daerah
Penyerahan simbolis calon ketua Karang Taruna Kota Pontianak-Pontianak Disway-dokumen istimewa
PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Pengurus Nasional Karang Taruna resmi membuka pendaftaran calon Ketua Karang Taruna tingkat kabupaten/kota dan Provinsi Kalimantan Barat. Pembukaan pendaftaran tersebut dilaksanakan di Hotel Ibis Pontianak pada Jumat, 10 Juli 2026, sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Kalimantan Barat yang akan berlangsung selama dua hari.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator Wilayah Kalimantan Pengurus Nasional Karang Taruna sekaligus Ketua Caretaker Pengurus Provinsi Karang Taruna Kalimantan Barat, Sudirman. Pembukaan pendaftaran menjadi tahapan awal dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi yang menaungi berbagai aktivitas kepemudaan di Kalimantan Barat.
BACA JUGA:Karang Taruna Kalbar Buka Pendaftaran Ketua, Didominasi Kader Muda dari 11 Daerah
Dalam keterangannya, Sudirman menjelaskan bahwa agenda Temu Karya Daerah akan diawali dengan pelaksanaan TKD tingkat kabupaten dan kota pada 11 Juli 2026, kemudian dilanjutkan dengan Temu Karya Daerah Pengurus Provinsi Karang Taruna Kalimantan Barat pada 12 Juli 2026.
"Tanggal 11 akan dilaksanakan Temu Karya Daerah kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Kemudian tanggal 12 Juli dilanjutkan dengan Temu Karya Daerah untuk pengurus provinsi Karang Taruna. Hari ini kami juga membuka pendaftaran calon Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat," ujar Sudirman.
BACA JUGA:Karang Taruna Kalbar Buka Pendaftaran Calon Ketua Kabupaten/Kota dan Provinsi
Pembukaan pendaftaran tersebut mendapat respons dari para kader Karang Taruna di berbagai daerah. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 11 nama telah mendaftarkan diri sebagai calon ketua yang berasal dari kabupaten/kota.
Adapun daftar nama calon yang telah mendaftar meliputi:
BACA JUGA:Nekat Panjat Tiang Listrik Demi Curi Kabel, Pria di Pontianak Selatan Tersengat Tegangan Tinggi
- Andreas Herwan Susilo, S.E. (Kabupaten Landak)

- Kiki Chostha Vhernantdez, S.Pd (Kabupaten Sekadau)

- Juliansyah (Kabupaten Kubu Raya)

- Theo Brayen (Kabupaten Bengkayang)

- Muhammad Irfan Oktodiar (Kota Pontianak)

- Nurhadi (Kabupaten Sambas)

- Dewo Dirgantara Febritanda (Kabupaten Mempawah)

- Suriadi (Kota Singkawang)

- Novi Dafiansyah, S.Pd (Kabupaten Sanggau)

- Dwi Rachmat Zuhri, ST (Kabupaten Ketapang)

- Budi Utomo (Kabupaten Kayong Utara).

BACA JUGA:Pontianak Jadi Tuan Rumah Dua Turnamen Bulutangkis Internasional 2026
Ke-11 nama tersebut akan mengikuti tahapan selanjutnya sesuai mekanisme organisasi yang berlaku dalam pelaksanaan Temu Karya Daerah. Forum tersebut nantinya akan menjadi wadah untuk menentukan kepengurusan baru sekaligus menetapkan arah kebijakan organisasi Karang Taruna di Kalimantan Barat untuk masa bakti berikutnya.
Sudirman mengatakan pihaknya menargetkan seluruh pengurus Karang Taruna dari 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran seluruh daerah dinilai penting agar proses regenerasi kepemimpinan berjalan secara representatif dan menghasilkan keputusan yang mencerminkan aspirasi organisasi di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
BACA JUGA:Butu Kopi Gajah Mada Pontianak Terbakar, Operasional Dihentikan Sementara
Meski demikian, ia mengakui terdapat kemungkinan beberapa daerah tidak dapat hadir secara langsung karena berbagai kendala. Namun hal tersebut tidak akan menghambat jalannya Temu Karya Daerah selama ketentuan organisasi tetap terpenuhi.
Menurutnya, berdasarkan aturan organisasi dan konstitusi Karang Taruna, pelaksanaan Temu Karya Daerah tetap sah apabila dihadiri oleh lebih dari 50 persen ditambah satu dari jumlah kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Barat.
BACA JUGA:PKK Kota Pontianak Mulai Transformasi Digital, Data Manual Beralih ke Sistem Digital
"Kita berharap kegiatan selama dua hari ini berjalan lancar dan baik, serta diikuti 14 kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Barat. Mungkin ada beberapa kabupaten yang tidak dapat hadir, tetapi secara aturan dan konstitusi, selama lebih dari 50 persen ditambah satu kabupaten/kota mengikuti, maka Temu Karya Daerah bersama ini dapat dilaksanakan," katanya.
Pelaksanaan Temu Karya Daerah tahun ini menjadi momentum penting bagi Karang Taruna Kalimantan Barat setelah kepengurusan sebelumnya berada dalam masa transisi yang dipimpin oleh caretaker. Melalui forum tersebut diharapkan lahir kepengurusan definitif yang mampu memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
BACA JUGA:Satpol PP Pontianak Amankan Sejumlah Layangan dan Gelondongan Saat Razia
Selain memilih ketua baru, Temu Karya Daerah juga akan menjadi forum evaluasi terhadap program kerja yang telah berjalan sekaligus menyusun agenda organisasi untuk beberapa tahun ke depan. Berbagai isu strategis mengenai pemberdayaan pemuda, pengembangan kewirausahaan, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga peningkatan kapasitas kader diperkirakan akan menjadi pembahasan dalam forum tersebut.
Dengan dibukanya pendaftaran calon ketua dan tingginya partisipasi dari berbagai daerah, Pengurus Nasional Karang Taruna berharap proses pemilihan dapat berlangsung demokratis, transparan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Kepengurusan baru nantinya juga tentunya diharapkan mampu memperkuat peran Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan yang aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di seluruh Kalimantan Barat.
Sumber:


