BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 30 Mei–1 Juni 2026
Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Kalimantan Barat kembali merilis peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Kalimantan Barat yang berlaku mulai Sabtu, 30 Mei hingga Senin, 1 Juni 2026.
Berdasarkan pembaruan data BMKG Kalbar pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 08.01 WIB, terdapat satu wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat atau masuk kategori Waspada, yakni Kabupaten Kapuas Hulu pada Sabtu, 30 Mei 2026.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 30 Mei–1 Juni 2026
Dalam informasi yang dirilis BMKG, kategori Waspada menunjukkan potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama di daerah rawan banjir, genangan, dan longsor.
Sementara itu, untuk Minggu, 31 Mei 2026 dan Senin, 1 Juni 2026, BMKG tidak mencantumkan wilayah yang masuk dalam peringatan dini cuaca. Kondisi tersebut ditandai dengan keterangan “NIHIL”, yang berarti tidak terdapat potensi cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai pada kedua hari tersebut.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 30 Mei–5 Juni 2026
Selain memantau potensi hujan, BMKG Kalbar juga mengeluarkan informasi terkait peluang terjadinya angin kencang. Dalam periode tiga hari tersebut, tidak ada wilayah di Kalimantan Barat yang berpotensi mengalami angin kencang. Keterangan “NIHIL” tercantum untuk Sabtu, Minggu, maupun Senin.
Meski sebagian besar wilayah Kalbar diperkirakan berada dalam kondisi cuaca relatif aman, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca terkini. Kondisi atmosfer yang dinamis dapat menyebabkan perubahan cuaca secara cepat, terutama pada masa peralihan musim.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 29–31 Mei 2026
Masyarakat yang berada di Kabupaten Kapuas Hulu diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi pada Sabtu. Pengguna jalan raya, pelaku transportasi sungai, petani, hingga masyarakat yang tinggal di daerah dataran rendah diimbau untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.
BMKG juga mengingatkan pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat agar selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem.
Sumber:


