Pesan artikel

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 19–21 Maret 2026

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 19–21 Maret 2026

Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram

PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Kalimantan Barat, berlaku mulai Kamis, 19 Maret hingga Sabtu, 21 Maret 2026.

Berdasarkan update terbaru pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 08.01 WIB, sejumlah daerah di Kalbar diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang masuk dalam kategori waspada.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 19–21 Maret 2026

Pada Kamis, 19 Maret 2026, wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau, serta Kabupaten Sintang.

Kemudian pada Jumat, 20 Maret 2026, potensi hujan masih berlanjut di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sekadau, dan Kabupaten Sintang.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 19–25 Maret 2026

Sementara itu, pada Sabtu, 21 Maret 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tercatat lebih sedikit, yakni hanya di Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sintang.

BMKG menjelaskan bahwa kategori waspada menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Adapun kategori siaga berarti hujan lebat hingga sangat lebat, sedangkan awas mengindikasikan hujan sangat lebat hingga ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak lebih luas.

BACA JUGA: BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi Idul Fitri 1447 H Berpotensi Berbeda, Apa Alasannya?

Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa selama periode 19 hingga 21 Maret 2026, tidak terdapat wilayah di Kalimantan Barat yang berpotensi mengalami angin kencang atau tercatat nihil.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat hujan, seperti genangan air, banjir lokal, hingga potensi longsor di daerah rawan.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 18–20 Maret 2026

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat melakukan langkah antisipasi sejak dini terhadap perubahan kondisi cuaca.

Sumber: