AQUA DBL Dance 2026 Hadirkan Batik dalam Koreografi Modern Anak Muda

Jumat 02-10-2026,13:03 WIB
Reporter : Muhammad Zibi Alifiqri
Editor : Muhammad Zibi Alifiqri

Mereka juga membuat sejumlah properti untuk memperkuat konsep pertunjukan. Dengan demikian, batik tidak sekadar menjadi kain yang dikenakan, tetapi menjadi bagian dari proses kreatif para dancer.

Semangat serupa ditunjukkan Xtrada dari SMAN 2 Jombang. Tim dance tersebut mengangkat persoalan kedekatan generasi muda dengan tren modern yang dinilai dapat membuat sebagian anak muda semakin jauh dari budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

“Di era digital yang penyebaran informasi bisa masif dan datang dari mana saja, banyak yang lupa dengan budayanya sendiri. Padahal harusnya budaya tradisional dan modern itu tak harus berlawanan. Malah bisa di-blend,” ujar Alisha Nathania Putri atau Lisha, kapten tim dance Xtrada.

Xtrada kemudian menghadirkan karakter pembatik dalam pertunjukannya. Kostum mereka memadukan kebaya dan kain batik dengan sentuhan modern. Musik tradisional Bali dan Jawa Tengah juga dimasukkan ke dalam pertunjukan.

BACA JUGA:24th Annual National Summer Classic 2026: Tim Putri DBL All-Star Juara, Putra Peringkat Tiga

Filosofi Motif Batik Jadi Bagian Koreografi

Kreativitas mengolah batik juga terlihat dari tim dance SMAN 1 Yogyakarta. Mereka menghadirkan pertunjukan yang mengangkat nilai budaya melalui berbagai motif batik.

Lewat rangkaian gerak yang anggun, para dancer memperagakan makna dari motif Parang, Kawung, hingga Mega Mendung.

Motif Parang dibawakan sebagai simbol semangat untuk pantang menyerah dan terus maju. Sementara Kawung menggambarkan keseimbangan dan keteguhan hati. Adapun Mega Mendung membawa pesan mengenai ketenangan dan pengendalian diri.

Pertunjukan tersebut kemudian mencapai puncaknya dengan hadirnya sosok burung merak dengan bulu yang terbentang. Visual tersebut menjadi bagian dari gambaran keberanian menunjukkan jati diri sekaligus keindahan keberagaman Indonesia.

BACA JUGA:Badai Lumpuhkan Listrik Chicago, Micah Puji Semangat Anak-Anak DBL All-Star Tiga Jam Berlatih Dalam Gelap

Kreativitas serupa juga muncul dari sejumlah tim dance dalam seri DBL Jawa Barat, seperti SMAN 2 Bandung, SMA BPK Penabur Singgasana, dan SMA Taruna Bakti.

Ketiga tim membawa cerita yang berbeda. Ada yang mengangkat keberanian menemukan jati diri, perjalanan batik untuk dikenal di tingkat internasional, hingga petualangan menjelajahi kekayaan budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Meski dikemas melalui konsep yang berbeda, berbagai pertunjukan tersebut menunjukkan bagaimana generasi muda mengenal budaya melalui cara mereka sendiri.

Kategori :