PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio merilis peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat mulai Sabtu, 16 Mei hingga Senin, 18 Mei 2026. Sejumlah daerah diprediksi berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem.
Berdasarkan data BMKG Kalbar yang diperbarui pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 08.58 WIB, potensi hujan paling signifikan terjadi pada Sabtu, 16 Mei 2026. Dalam peta peringatan dini tersebut, beberapa wilayah masuk kategori waspada, siaga hingga awas.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 16–22 Mei 2026
Untuk kategori waspada atau hujan sedang hingga lebat pada Sabtu, wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Landak, Melawi, dan Sekadau.
Sementara kategori siaga atau hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Bengkayang, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Mempawah, Sambas, Sanggau, serta Kota Pontianak dan Kota Singkawang.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 16–22 Mei 2026
BMKG juga mengeluarkan status awas atau potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem di Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sintang pada Sabtu, 16 Mei 2026. Masyarakat di wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, genangan air, longsor, hingga pohon tumbang.
Memasuki Minggu, 17 Mei 2026, potensi hujan masih terjadi di sejumlah daerah. Wilayah Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau dan Sintang masuk kategori waspada.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 15–17 Mei 2026
Sedangkan Kabupaten Ketapang masuk kategori siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Pada Senin, 18 Mei 2026, potensi hujan mulai berkurang. BMKG hanya mencatat Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sintang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dengan status waspada.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 15–21 Mei 2026
Dalam keterangannya, BMKG Kalbar juga menyebutkan tidak terdapat wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang selama periode 16 hingga 18 Mei 2026 atau nihil.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG Kalbar. Warga yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi juga diminta tetap waspada terutama saat hujan terjadi dengan durasi lama dan intensitas tinggi.