Pesan artikel

Mayat Lansia Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Jawi Pontianak

Mayat Lansia Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Jawi Pontianak

Penemuan mayat di Sungai Jawi Pontianak.-Dok. Istimewa -

PONTIANAK – Warga di sekitar bantaran Sungai Jawi, Jalan Puyuh, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria lanjut usia yang mengapung di aliran sungai, Selasa, 11 Agustus 2026 sekitar pukul 13.00 WIB.

Mayat tersebut diketahui berinisial B (64), warga Sungai Jawi Dalam, Kecamatan Pontianak Barat.

Kapolsek Pontianak Kota, AKP Denni Gumilar melalui Kanit Reskrim Polsek Pontianak Kota, Iptu Sholihin, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

Menurut Sholihin, korban pertama kali ditemukan oleh tiga orang bocah yang sedang memancing di sekitar bantaran Sungai Jawi.

“Mayat pria ini pertama kali ditemukan oleh tiga bocah yang pada saat itu sedang memancing di sekitar aliran bantaran sungai,” kata Sholihin.

Penemuan bermula ketika para saksi melihat sebuah batok kelapa mengapung di permukaan air. Namun, saat diperhatikan lebih jauh, mereka melihat bagian tubuh manusia.

“Saat diperhatikan lebih jauh, ternyata saksi melihat kembali ada tangan. Sehingga saksi menyadari bahwa benda tersebut merupakan tubuh manusia,” jelasnya.

Mengetahui adanya mayat di sungai, para saksi kemudian memberitahukan kepada warga sekitar. Petugas yang datang ke lokasi selanjutnya melakukan evakuasi terhadap korban.

Mayat kemudian dibawa ke RS Anton Soedjarwo (RS Bhayangkara) Pontianak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim forensik, polisi menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim forensik, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan, korban telah meninggal dunia dari 8 sampai 24 jam yang lalu sebelum akhirnya ditemukan,” terang Sholihin.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Bachtiar, menyebut terdapat informasi mengenai seorang warga yang diduga terjatuh di sekitar kawasan tersebut pada malam sebelumnya.

“Warga Jalan Tebu malam tadi mungkin jatuh di Posko Gertak 1, ditemukan anak-anak sedang mancing,” ujar Bachtiar.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kematian korban.

Sumber: