Pesan artikel

BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 11–17 Agustus 2026

BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 11–17 Agustus 2026

Rilisan BMKG Kalbar potensi hujan harian seminggu ke depan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram

PONTIANAKINFO.COM - Potensi hujan harian di Kalimantan Barat diprakirakan meluas mulai pertengahan pekan pada Selasa, 11 Agustus hingga Senin, 17 Agustus 2026. Berdasarkan data BMKG Kalimantan Barat yang diperbarui pada Senin, 10 Agustus 2026 pukul 20.20 WIB, sebagian besar wilayah diprakirakan mengalami hujan ringan dengan curah hujan 0,5–20 mm per hari.

Pada Selasa, 11 Agustus, hujan ringan berpotensi terjadi di Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Kota Singkawang, Kubu Raya, Landak, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Sementara Kayong Utara, Kota Pontianak, Melawi, dan Mempawah berada dalam kategori berawan atau tidak hujan.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 11–17 Agustus 2026

Memasuki Rabu, 12 Agustus, potensi hujan ringan masih terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Beberapa wilayah lainnya masih berada dalam kategori berawan atau tidak hujan.

Potensi hujan kemudian semakin meluas pada Kamis, 13 Agustus. Hampir seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat masuk kategori hujan ringan. Kondisi serupa juga terlihat pada Jumat, 14 Agustus dan Sabtu, 15 Agustus.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 10–12 Agustus 2026

Pada Minggu, 16 Agustus, hujan ringan masih mendominasi sebagian besar wilayah Kalbar. Namun, Kabupaten Sekadau tercatat berpotensi mengalami hujan sedang, dengan curah hujan 20–50 mm per hari.

Sementara pada Senin, 17 Agustus, sebagian besar wilayah kembali berada dalam kategori hujan ringan. Ketapang, Kota Pontianak, dan Kubu Raya tercatat berada dalam kategori berawan atau tidak hujan.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 10–16 Agustus 2026

Secara keseluruhan, tidak terlihat indikasi hujan lebat, sangat lebat, maupun ekstrem dalam peta potensi hujan harian untuk periode tersebut. BMKG sendiri menyebut kondisi atmosfer Indonesia pada periode 11–17 Agustus masih dipengaruhi kecenderungan kondisi kering secara nasional. 

Masyarakat Kalimantan Barat tetap dapat memantau pembaruan informasi cuaca BMKG karena kondisi atmosfer dapat berubah dan prakiraan dapat diperbarui sesuai perkembangan terbaru.

Sumber: