Analisis Barcelona vs Elche: Pressing Tinggi Tuan Rumah Jadi Celah Kemenangan Blaugrana

Minggu 01-02-2026,19:10 WIB
Reporter : Muhammad Zibi Alifiqri, S. Pd
Editor : Muhammad Zibi Alifiqri, S. Pd

PONTIANAKINFO.COM - Barcelona berhasil meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Elche dengan skor 3-1 dalam lanjutan Liga Spanyol. Pertandingan yang berlangsung di Estadio Martinez Valero pada Minggu, 1 Februari 2026 dini hari WIB, menjadi panggung bagi Lamine Yamal, Ferran Torres, dan Marcus Rashford yang masing-masing mencetak gol untuk memastikan tiga poin bagi Blaugrana.

Hasil ini membuat Barcelona tetap memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen dan menunjukkan konsistensi tim asuhan Hansi Flick dalam menjaga performa di tengah padatnya jadwal kompetisi.

Meski menang cukup meyakinkan, laga ini tetap menghadirkan dinamika menarik karena Elche tampil berani dengan pendekatan pressing tinggi yang jarang dilakukan tim-tim LaLiga saat menghadapi Barcelona.

BACA JUGA:Analisis Barcelona vs Elche: Pressing Tinggi Tuan Rumah Jadi Celah Kemenangan Blaugrana

Elche Berani Pressing Tinggi, Barcelona Dapat Banyak Ruang

Sejak awal pertandingan, Elche mengejutkan Barcelona dengan bermain terbuka. Alih-alih menunggu dalam blok rendah seperti kebanyakan lawan Barca, Elche justru melakukan pressing tinggi secara agresif.

Pendekatan ini memang menunjukkan keberanian, tetapi juga menghadirkan konsekuensi besar. Pressing yang tidak terstruktur membuat Elche kesulitan mengontrol ruang, sehingga Barcelona mendapatkan banyak celah di lini belakang mereka.

Hansi Flick bahkan menegaskan setelah laga bahwa timnya dengan mudah memanfaatkan ruang yang ditinggalkan lawan dan menciptakan banyak peluang berbahaya sepanjang pertandingan.

BACA JUGA:Bedah Taktik Hansi Flick: Cara Barcelona Bongkar Hybrid Press Copenhagen

Build Up Side to Side Barcelona Sulit Diimbangi

Barcelona tetap memainkan gaya khas mereka: build up dari kaki ke kaki dengan pola side to side. Bola dialirkan dari fullback kanan ke bek tengah, lalu ke fullback kiri, sebelum kembali lagi ke tengah.

Ketika Elche berusaha menekan pemain yang sedang menguasai bola, struktur pertahanan mereka mulai bocor. Banyak ruang terbuka, terutama di belakang garis pressing Elche yang terlalu tinggi.

Situasi ini dimanfaatkan oleh pemain-pemain Barca seperti Lamine Yamal, Ferran Torres, Raphinha, hingga Frenkie de Jong yang leluasa menikmati ruang di area final third.

BACA JUGA:Analisis Derby Manchester: Disiplin Blok Rendah MU Lumpuhkan Permainan City

Kategori :