PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio merilis peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Peringatan dini ini berlaku mulai Kamis, 22 Januari hingga Sabtu, 24 Januari 2026.
Berdasarkan data resmi BMKG Kalbar yang diperbarui pada Kamis, 22 Januari 2026 pukul 08.01 WIB, seluruh wilayah di Kalimantan Barat berada pada status nihil untuk potensi hujan signifikan. Tidak ada kabupaten maupun kota yang masuk dalam kategori waspada, siaga, maupun awas selama periode tiga hari ke depan.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 22–24 Januari 2026
BMKG Kalbar menjelaskan, kategori waspada digunakan untuk hujan sedang hingga lebat, siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat, dan awas untuk hujan sangat lebat hingga ekstrem. Namun, hingga saat ini, tidak terdeteksi adanya potensi hujan dengan intensitas tersebut di wilayah Kalimantan Barat pada 22–24 Januari 2026.
Meski potensi hujan lebat terpantau nihil, BMKG Kalbar tetap mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan potensi angin kencang di sejumlah wilayah. Berdasarkan peringatan dini yang dirilis, pada Kamis, 22 Januari 2026, potensi angin kencang dapat terjadi di Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 22–28 Januari 2026
Kondisi serupa juga diprakirakan berlanjut pada Jumat, 23 Januari 2026, di mana dua wilayah tersebut masih berpotensi mengalami angin kencang. Sementara itu, pada Sabtu, 24 Januari 2026, BMKG Kalbar menyatakan potensi angin kencang di seluruh wilayah Kalimantan Barat berada pada status nihil.
BMKG Kalbar mengimbau masyarakat, khususnya warga di wilayah pesisir dan perairan terbuka di Kayong Utara dan Ketapang, agar tetap waspada terhadap dampak angin kencang. Nelayan, pelaku transportasi laut, serta masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta menyesuaikan kegiatan dengan kondisi cuaca terkini.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 22–28 Januari 2026
Selain itu, BMKG Kalbar mengingatkan bahwa kondisi atmosfer dapat berubah dengan cepat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, baik melalui laman kalbar.bmkg.go.id maupun akun media sosial @bmkg_kalbar.