RSUD SSMA Pontianak Ungkap Bahaya Tunda Penanganan Stroke

Rabu 21-01-2026,10:56 WIB
Reporter : Nazril Ilham
Editor : Muhammad Zibi Alifiqri, S. Pd

- R (Rasa sakit): Rasa sakit kepala yang hebat yang belum pernah dirasakan sebelumnya secara mendadak.

- S (Sakit penglihatan): Gangguan penglihatan mendadak.

"Itu yang sering kita jumpai pada kasus-kasus stroke," tambahnya.

BACA JUGA:Inspektorat Pontianak Monev RSUD SSMA Tindaklanjuti Keluhan Pelayanan Publik

Berpacu dengan Waktu: Golden Period 4,5 Jam


Stroke adalah kondisi di mana setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan sel-sel otak. Dr. Achmad Faqih menjelaskan bahwa penanganan stroke sangat bergantung pada jenisnya, yakni stroke sumbatan (iskemik) atau stroke pendarahan (hemoragik).

"Jadi stroke itu sangat tergantung dengan waktu, berpacu dengan waktu. Secara umum stroke ada dua: stroke sumbatan dan pendarahan. Stroke sumbatan itu waktu terbaik penanganannya adalah di bawah 4,5 jam dengan diberi obat-obatan untuk menghancurkan sumbatan di pembuluh darah otak atau dengan tindakan intervensi pada pembuluh darah otak tertentu. Sedangkan untuk kasus-kasus pendarahan, kalau pendarahannya luas mungkin sampai pada tindakan pembedahan. Biasanya kita konsulkan dengan dokter bedah saraf,” jelasnya.

BACA JUGA:RSUD SSMA Pontianak Tekankan Pentingnya Kesehatan Gigi Lansia

Mencegah Sebelum Terjadi: Perubahan Gaya Hidup

Meskipun penanganan medis di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie telah siap melayani, langkah terbaik tetaplah melakukan pencegahan sebelum serangan pertama terjadi. Stroke dikategorikan sebagai penyakit tidak menular (PTM) yang berkaitan erat dengan pola hidup sehari-hari.

"Jadi stroke itu termasuk ke dalam penyakit tidak menular dan sangat terkait dengan perubahan gaya hidup yang tidak baik. Jadi pola makan yang baik merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya sakit stroke. Misalnya: rendah garam, rendah gula, rendah lemak, banyak makan sayur dan buah, istirahat cukup, olahraga cukup, kalau merokok berhenti, dan seterusnya," pungkasnya.

Dengan memahami gejala dini dan pentingnya waktu penanganan, warga Kota Pontianak tentunya tidak lagi ragu untuk segera mencari bantuan medis profesional guna meminimalisir dampak jangka panjang dari stroke.

Kategori :