Perkembangan UMKM di Pontianak dan Perannya bagi Ekonomi Daerah

Kamis 15-01-2026,13:12 WIB
Reporter : Muhammad Zibi Alifiqri, S. Pd
Editor : Muhammad Zibi Alifiqri, S. Pd

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian Kota Pontianak terus menunjukkan tren positif seiring dengan upaya peningkatan dukungan pemerintah dan antusiasme pelaku usaha. Sektor UMKM telah menjadi salah satu pilar penopang ekonomi daerah, memberikan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, perputaran ekonomi lokal, dan inovasi produk berbasis kreativitas masyarakat.

BACA JUGA:Perkembangan UMKM di Pontianak dan Perannya bagi Ekonomi Daerah

UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Sebelumnya Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa UMKM merupakan bagian penting dari struktur ekonomi daerah, bahkan menyebutnya sebagai tulang punggung perekonomian bangsa, termasuk pada tingkat kota. Pernyataan ini disampaikan dalam peringatan Hari UMKM Nasional, di mana ia menekankan peran UMKM dalam menyerap tenaga kerja, menggerakkan perputaran uang di masyarakat, serta menjaga stabilitas ekonomi lokal. Menurutnya, ribuan pelaku UMKM yang bergerak di sektor kuliner, kerajinan, fesyen, dan jasa kreatif telah menjadi motor penggerak ekonomi yang dinamis dan memberikan dampak luas bagi masyarakat Pontianak. 

Selain itu, Wakil Wali Kota Pontianak juga menyoroti bahwa kontribusi nyata UMKM terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan peran sektor ini dalam memberikan kontribusi fiskal yang signifikan. Pemerintah kota terus melakukan pemberdayaan melalui koordinasi dengan pengusaha UMKM guna memperkuat kontribusi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. 

BACA JUGA:Aktivitas Nelayan Sungai Kapuas Pontianak dan Tantangan Ekonomi di Lapangan

Perkembangan UMKM dan Inovasi Produk Lokal

Data dari Badan Pendapatan Daerah mencatat perkembangan yang signifikan pada sektor UMKM, khususnya di bidang kuliner seperti warung kopi dan coffee shop yang semakin menjamur di berbagai kecamatan Kota Pontianak. Jumlah usaha ini per Agustus 2025 tercatat mencapai lebih dari seribu unit yang tersebar di seluruh kota, menggambarkan besarnya dinamika UMKM dalam mendorong ekonomi kreatif lokal. 

Untuk meningkatkan daya saing dan kreativitas, Pemerintah Kota Pontianak juga menyelenggarakan event seperti Gebyar UMKM yang menampilkan puluhan stan usaha. Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk menunjukkan inovasi produk dan memperluas akses pemasaran langsung kepada konsumen. Wali Kota Pontianak menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat UMKM agar semakin maju dan berdaya saing. 

BACA JUGA:Makanan Khas Melayu Pontianak yang Tetap Populer Hingga Kini

Digitalisasi dan Pengembangan Kapasitas UMKM

Seiring pergeseran pola konsumsi di era digital, pelaku UMKM di Pontianak juga diperluas aksesnya melalui program digitalisasi usaha. Pemerintah bersama Kementerian UMKM menggelar kegiatan Mikro Desk On The Street (MikroDOTS) yang memberikan layanan terpadu seperti akses pembiayaan, perizinan, sertifikasi, serta pendampingan legalisasi usaha bagi UMKM. Inisiatif ini bertujuan membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapabilitas produksi dan pemasaran, termasuk melalui platform digital. 

Kategori :