Pesan artikel

BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 15–21 Agustus 2026

BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 15–21 Agustus 2026

Rilisan BMKG Kalbar potensi hujan harian seminggu ke depan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram

PONTIANAKINFO.COM - Potensi hujan harian di Kalimantan Barat masih terjadi pada periode Sabtu, 15 Agustus hingga Jumat, 21 Agustus 2026. Berdasarkan peta prakiraan BMKG Kalimantan Barat yang diperbarui pada Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 20.20 WIB, sebagian besar wilayah diprediksi mengalami hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di sejumlah daerah pada awal periode.

Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian besar kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Sementara Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sintang berada dalam kategori hujan sedang dengan curah hujan sekitar 20–50 mm per hari.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 15–21 Agustus 2026

Memasuki Minggu, 16 Agustus, sebagian besar wilayah Kalbar diprakirakan mengalami hujan ringan. Namun, Kapuas Hulu dan Kubu Raya masih berpotensi mengalami hujan sedang.

Selanjutnya pada Senin, 17 Agustus, potensi hujan ringan masih tercatat di seluruh wilayah kabupaten dan kota yang dipantau dalam tabel prakiraan BMKG.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 14–16 Agustus 2026

Pola hujan ringan tersebut berlanjut pada Selasa, 18 Agustus hingga Kamis, 20 Agustus 2026. Hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat masih memiliki peluang hujan ringan, meski beberapa wilayah juga berada dalam kategori berawan atau tidak hujan sesuai pembaruan prakiraan.

Pada Jumat, 21 Agustus, potensi hujan ringan masih terdapat di sejumlah wilayah, sementara beberapa daerah diprakirakan berawan atau tidak hujan.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 14–20 Agustus 2026

Berdasarkan legenda pada peta BMKG, kategori hujan ringan memiliki curah hujan sekitar 0,5–20 mm per hari, sedangkan hujan sedang berada pada kisaran 20–50 mm per hari. Dalam periode 15–21 Agustus 2026, peta tersebut tidak menunjukkan adanya wilayah yang masuk kategori hujan lebat, hujan sangat lebat, maupun hujan ekstrem.

Masyarakat tetap disarankan memantau informasi cuaca terbaru karena kondisi atmosfer dapat berubah. BMKG juga menyediakan pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resminya.

Sumber: