BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 6–8 September 2026
Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mengeluarkan peringatan dini hujan di Kalimantan Barat untuk periode Minggu, 6 September hingga Selasa, 8 September 2026.
Berdasarkan infografis Peringatan Dini Hujan Kalimantan Barat yang diperbarui pada Minggu, 6 September 2026 pukul 08.10 WIB, sejumlah wilayah masuk kategori waspada karena berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 6–8 September 2026
Dalam informasi tersebut, kategori waspada berarti terdapat potensi hujan sedang hingga lebat. Sementara kategori siaga menunjukkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, sedangkan kategori awas untuk potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem.
Untuk Minggu, 6 September 2026, BMKG mencatat nihil peringatan dini hujan di wilayah Kalimantan Barat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 6–12 September 2026
Namun BMKG mencatat Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang sebagai wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang pada hari tersebut.
Memasuki Senin, 7 September 2026, peringatan dini hujan kembali dikeluarkan untuk dua wilayah, yakni Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sintang.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 5–7 September 2026
Kedua kabupaten tersebut masuk kategori waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat. Pada Senin, BMKG tidak mencantumkan wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang.
Peringatan dini hujan meluas pada Selasa, 8 September 2026. BMKG mencatat delapan kabupaten masuk kategori waspada, yaitu Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Landak, Melawi, Sekadau, dan Sintang.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 5–11 September 2026
Masyarakat di wilayah yang masuk peringatan dini diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca. Informasi dalam infografis BMKG juga dapat berubah mengikuti kondisi atmosfer terbaru.
Masyarakat Kalimantan Barat dapat memantau pembaruan informasi cuaca BMKG sebelum beraktivitas, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.
Sumber:


