Pemprov Kalbar Siapkan Rp2,33 Miliar untuk Perkuat Program CKG 2026
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan saat melakukan pengecekan fasilitas kesehatan untuk program Cek Kesehatan Gratis--dokumen istimewa
PONTIANAKINFO.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026 sebagai upaya memperluas pemerataan layanan kesehatan masyarakat di seluruh daerah. Program tersebut menjadi langkah strategis Pemprov Kalbar dalam meningkatkan deteksi dini penyakit sekaligus memperkuat kualitas layanan kesehatan di tengah masih rendahnya capaian pemeriksaan kesehatan masyarakat.
Berdasarkan data terbaru hingga April 2026, capaian program CKG di Kalbar baru mencapai 2,6 persen. Angka tersebut masih jauh dari target nasional yang sebelumnya ditetapkan sebesar 36 persen. Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalbar mulai melakukan percepatan pelaksanaan program secara lebih masif agar layanan pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.
BACA JUGA:Pemprov Kalbar Siapkan Rp2,33 Miliar untuk Perkuat Program CKG 2026
Sebagai tahap awal pelaksanaan, program CKG menyasar sebanyak 120 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. Langkah tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas Gubernur Kalbar Ria Norsan dalam mempercepat pemerataan layanan kesehatan di daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Erna Yulianti, mengatakan pihaknya terus mendorong optimalisasi program agar layanan deteksi dini kesehatan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
BACA JUGA:Kalbar Raih Penghargaan IDI Nasional, Pemprov Komitmen Perkuat Transparansi dan Pendidikan Politik
“Capaian kita saat ini masih berada di angka 2,6 persen dan masih jauh dari target nasional. Karena itu, program CKG terus kami dorong agar layanan deteksi dini kesehatan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemerintah Provinsi Kalbar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,33 miliar. Anggaran itu digunakan untuk mendukung operasional kegiatan serta penyediaan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di seluruh kabupaten dan kota.
BACA JUGA:Pemprov Kalbar Dukung Outer Ring Road Pontianak
Menurut Erna, dukungan anggaran sangat penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan maksimal hingga ke daerah-daerah dan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara lebih mudah. Program CKG sendiri mencakup berbagai layanan pemeriksaan kesehatan penting bagi masyarakat. Pemeriksaan meliputi deteksi dini hipertensi, diabetes, kanker payudara, kanker serviks, pemeriksaan kesehatan indera, kesehatan gigi dan mulut, hingga deteksi dini thalasemia.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin sadar pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai risiko penyakit. Selain meningkatkan akses pemeriksaan kesehatan, program CKG juga diharapkan mampu membantu menekan angka penyakit tidak menular melalui penanganan yang lebih cepat dan tepat.
Sumber:


