Pesan artikel

Rawan Karhutla, Pemkab Kubu Raya Minta Atensi Pemerintah Pusat

Rawan Karhutla, Pemkab Kubu Raya Minta Atensi Pemerintah Pusat

Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi dan Pengendalian Karhutla di Aula Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Jakarta-prokopim kuburaya-Facebook

PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Kabupaten Kubu Raya tidak termasuk dalam daftar daerah penerima bantuan alat pemadam kebakaran hutan dan lahan dari pemerintah pusat. Padahal, Kubu Raya menjadi satu di antara daerah di Kalimantan Barat yang memiliki kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan. Terutama karena keberadaan lahan gambut yang luas dan terdapatnya sejumlah obyek vital seperti bandara hingga markas dan sejumlah instalasi militer. 

“Untuk Kubu Raya, kita tidak kebagian bantuan alat pemadam kebakaran,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Plaza Kuningan Menara Selatan di Jakarta pada Senin, 6 April 2026.

BACA JUGA:Rawan Karhutla, Pemkab Kubu Raya Minta Atensi Pemerintah Pusat

Menyikapi hal itu, Yusran Anizam mengungkapkan pemerintah kabupaten segera mengajukan proposal permintaan bantuan peralatan tersebut ke pemerintah pusat. 

“Potensi karhutla di Kubu Raya ini sudah rutin terjadi dan berada dekat kawasan strategis,” ujarnya.

BACA JUGA:Antisipasi Karhutla, Kubu Raya Petakan Wilayah Rawan Hadapi Musim Kering

Yusran menduga minimnya bantuan disebabkan keterbatasan anggaran pemerintah pusat sehingga harus menentukan skala prioritas.

“Mungkin karena pendanaan terbatas, sehingga ada prioritas daerah tertentu,” ucapnya.

BACA JUGA:Dukung Pengurus Baru Perbakin Kubu Raya, Sujiwo Pilih Fokus Pemerintahan

Dugaan lain, lanjutnya, kemungkinan belum lengkapnya data yang diterima pemerintah pusat tentang kondisi Kubu Raya terkait karhutla.

“Kita masih positive thinking, mungkin informasi dari kita belum lengkap. Ini yang akan kita perbaiki,” imbuhnya.

BACA JUGA:Bupati Kubu Raya Apresiasi Pemilihan Lanceng Praben 2026, Ajak Lestarikan Budaya Madura

Yusran memastikan pemerintah kabupaten akan proaktif. Ia akan segera melaporkan kondisi tersebut kepada bupati dan mengajukan proposal bantuan ke pemerintah pusat.

“Kita akan buat usulan resmi untuk memohonkan bantuan, karena ini sangat mendesak,” tegasnya.

Sumber: prokopim kuburaya