RSUD Sekadau
Pesan artikel
Backlink iklan

Punya Rumah Sendiri, Wabup Sukir Dorong IPHI Kubu Raya Mandiri

Punya Rumah Sendiri, Wabup Sukir Dorong IPHI Kubu Raya Mandiri

Peresmian Sekretariat IPHI Kubu Raya di Kompleks Duta Bandara, Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Jumat (23/1/2026). -Dok. Prokopim Pemkab Kubu Raya-

PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Kubu Raya kini resmi memiliki “rumah” sendiri. Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto meresmikan Sekretariat IPHI Kubu Raya di Kompleks Duta Bandara, Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Jumat (23/1/2026). Hal ini menandai babak baru kemandirian organisasi para alumni haji itu.
Peresmian Sekretariat IPHI berlangsung khidmat. Wakil Bupati Sukiryanto yang juga menjabat Ketua IPHI Kubu Raya menyebut keberadaan sekretariat sebagai fondasi penting untuk menggerakkan organisasi secara lebih leluasa.
“Alhamdulillah, hari ini kita tasyakuran. Ini bukan sekadar peresmian gedung, tapi tanda IPHI sudah punya rumah organisasi sendiri,” ujar Sukiryanto.
Menurutnya, keberadaan sekretariat sendiri akan memberi rasa memiliki sekaligus kebebasan bagi pengurus dalam menuangkan gagasan dan menyusun program pembinaan.
“Kalau sudah merasa ini rumah sendiri, pergerakan kita lebih bebas. Ide-ide bisa mengalir, karena kita hadir di tempat milik kita sendiri,” katanya.
 

BACA JUGA:Penyusunan APBD 2027, Bupati Kubu Raya Buka Lebar Ruang Aspirasi Publik

Sukiryanto menegaskan ke depan IPHI tidak boleh bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah daerah. Ia mendorong pengurus untuk mulai membangun kemandirian organisasi melalui berbagai peluang usaha.
“IPHI ini jangan selalu berharap bantuan dari pemerintah daerah. Kita harus bisa mencari dan mengelola anggaran sendiri, supaya pembinaan terhadap sekitar 1.600 alumni haji di Kubu Raya bisa berjalan optimal,” ucapnya.
Salah satu gagasan yang disampaikan Sukiryanto adalah pembentukan unit usaha perjalanan ibadah. Dengan memiliki travel sendiri, IPHI tak saja merintis langkah kemandirian, tapi juga diharapkan mampu mempererat rasa kebersamaan para alumni haji.
“Kalau IPHI punya travel, ayo jemaahnya ikut. Kita tanamkan rasa memiliki bersama. Soal harga, kalau perlu lebih murah, bukan untuk bersaing, tapi untuk kebersamaan,” tutur Sukiryanto.
Selain itu, Sukiryanto juga mendorong IPHI untuk merambah sektor pertanian yang saat ini menjadi salah satu fokus pembangunan nasional. Usaha sederhana namun berkelanjutan dinilai bisa menjadi penopang operasional organisasi.
“Yang paling ringan misalnya beternak ayam petelur. Kita patungan, lalu sebagian keuntungannya kita sisihkan untuk operasional IPHI. Dengan begitu, IPHI bisa benar-benar mandiri,” jelasnya.
Sukiryanto berharap seluruh pengurus IPHI memiliki semangat untuk menghidupkan organisasi, tidak hanya secara struktural, tetapi juga secara ekonomi dan sosial.
“Intinya membuka peluang usaha. Dari situ IPHI bisa bergerak lebih kuat,” tambahnya.
Dengan diresmikannya Sekretariat IPHI Kubu Raya, harapan akan lahirnya organisasi alumni haji yang solid, mandiri, dan produktif kian menguat.
“IPHI Kubu Raya diharapkan tumbuh menjadi ruang pengabdian yang menebar manfaat bagi umat dan daerah,” pungkas Sukiryanto.

Sumber: