Kamis 12-02-2026,23:53 WIB
Reporter:
Tim Redaksi|
Editor:
Tim Redaksi
PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau proses normalisasi Sungai Berembang, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Rabu (12/2/2026). Bersama kepala desa dan kepala dinas terkait serta unsur pimpinan kecamatan, Bupati Sujiwo menyaksikan pengerukan dan pelebaran alur sungai yang selama ini menjadi salah satu titik rawan genangan.
“Ya, Alhamdulillah sekarang saya ada di Desa Sungai Rengas. Ini Pak Kadesnya, Pak Kadis PU, dan Pak Danramil. Seperti kita lihat, ada ekskavator, alat berat yang sedang bekerja,” ujar Sujiwo.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I yang dinilai cepat merespons kebutuhan daerah. Normalisasi Sungai Berembang, menurutnya, menjadi bagian penting dari upaya pengendalian banjir di wilayah pesisir Kubu Raya.
“Terima kasih kepada Balai Wilayah Sungai Kalimantan I yang begitu luar biasa responsifnya. Sungai Berembang ini akan kita selesaikan dengan alat ini, dengan anggaran dari APBN,” kata Sujiwo.
Sujiwo memastikan setelah pengerjaan di Sungai Berembang rampung, pemerintah daerah akan bergeser ke kawasan Jalan Pramuka, wilayah yang sebelumnya telah ditata dan ditertibkan.
“Setelah ini, baru kita akan melakukan normalisasi kawasan Jalan Pramuka yang kemarin kita tata, kita tertibkan. Jadi masyarakat bersabar dulu. Kita selesaikan jalur ini dulu, baru nanti pindah ke Jalan Pramuka,” ucapnya.
Lebih lanjut Sujiwo menambahkan normalisasi di Jalan Pramuka dilakukan merespons aspirasi warga yang menginginkan solusi konkret untuk mengurangi potensi banjir.
“Di Jalan Pramuka nanti kita akan melakukan normalisasi seperti yang diminta oleh warga supaya mengurangi banjir. Setelah normalisasi selesai dan nunggu kering, baru Pak Kadis PU akan melanjutkan pembangunan trotoar yang sudah kita anggarkan,” jelas Sujiwo.
Tak berhenti pada drainase dan trotoar, pemerintah daerah juga merencanakan penataan lanjutan berupa pembangunan taman serta optimalisasi penerangan jalan. Menurut Sujiwo, kondisi penerangan jalan di jalur lingkar dari Sungai Rengas, Jeruju Besar, Sungai Itik, hingga Kakap sudah relatif baik.
“Penerangan jalan di jalur lingkar ini sudah 99 persen kondisinya bagus. Cuma ada yang berlubang sedikit saja, itu nanti akan segera kita atasi dengan pemeliharaan,” terangnya.
Ia menambahkan, berbagai langkah normalisasi yang dilakukan selama ini mulai menunjukkan hasil. Genangan yang dulu kerap terjadi kini berangsur berkurang.
“Alhamdulillah banjir kita hampir tidak terjadi karena semua sudah kita lakukan normalisasi,” sebutnya.
Sujiwo menegaskan, percepatan pembangunan infrastruktur di Kubu Raya tidak mungkin hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, sinergi dengan pemerintah pusat menjadi keharusan.
“Inilah bentuk kerja sama kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan pemerintah pusat. Seperti yang saya sampaikan waktu kampanye, kalau kita hanya mengandalkan APBD Kabupaten Kubu Raya, yang terjadi akan stagnan, jalan di tempat, bisa-bisa malah mundur,” katanya.
Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan bersabar selama proses pengerjaan berlangsung.
“Maka harus berkolaborasi dengan pemerintah pusat, salah satunya seperti ini. Mohon dukungannya dan mohon kesabarannya,” tutur Sujiwo. (jek)