Kamis 12-02-2026,23:57 WIB
Reporter:
Tim Redaksi|
Editor:
Tim Redaksi
PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama Anggota Komisi V DPR RI Yuliansyah meninjau jalan yang akan dibangun dari Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, menuju Desa Pasak Piang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kamis (12/2/2026). Pembangunan dengan menggunakan dana APBN itu menindaklanjuti konsep Presiden Prabowo Subianto untuk membangun infrastruktur yang berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat. Hadir dalam peninjauan perwakilan Balai Jalan Nasional.
“Kami ingin menyelaraskan dengan konsepnya Pak Presiden Prabowo, memprioritaskan jalan-jalan yang mempunyai konektivitas, kemudian mendukung untuk pergerakan ekonomi,” ungkap Sujiwo.
Sujiwo mengatakan ruas tersebut merupakan salah satu jalan yang menjadi prioritas utama jalan lingkar, dengan panjang kurang lebih 44 kilometer, dimulai dari Desa Durian sampai Desa Pasak.
“Kemudian dari jalan Trans Kalimantan atau Desa Korek juga menuju Pasak. Kalau ini langsung terkoneksi atau nyambung, maka akan menjadi outer ring road atau jalan lingkar luar,” jelasnya.
Sujiwo menerangkan dengan keterbatasan APBD Kubu Raya, maka pihaknya memerlukan dukungan dari DPR RI terutama Komisi V yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, khususnya melalui Anggota DPR daerah pemilihan Kalimantan Barat termasuk Kubu Raya.
“Pak Yuliansyah langsung tahu persis kondisinya, sehingga beliau memperjuangkan. Insyaallah tematiknya akan terpenuhi. Kita bayangkan seandainya ini sudah menjadi outer ring road, kalau jalan lingkarnya sudah terbangun,” jelasnya.
Dengan adanya pembangunan, Sujiwo memastikan di jalan tersebut akan terjadi mobilitas orang dan barang yang berefek pada perkembangan ekonomi yang pesat.
“Karena di ujung sana (Desa Pasak Piang) juga ada Koperasi Desa Merah Putih. Selain itu juga ada perkebunan, hasil kebun, hasil bumi, dan lain sebagainya. Ini tembusnya ke jalan Trans Kalimantan,” ungkapnya.
Terkait pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan, Sujiwo mengungkapkan meskipun telah mengoptimalkan APBD, tetap saja ada kekurangan.
“Jalan ini saja dari Desa Kapur ke Pasak Piang masih kurang 13 kilometer. Kemudian (Desa) Korek-Pasak itu nanti kita akan hitung lagi kekurangannya. Dan inilah kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan pemerintah pusat melalui APBN dan pemerintah provinsi,” paparnya.
Terkait kekurangan pendanaan, Sujwo menyampaikan Gubernur Ria Norsan juga telah memberikan atensi.
“Karena kemarin beliau (gubernur) minta tolong supaya sekiranya diajukan lagi. Atas nama Pemerintah Kubu Raya dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian anggota DPR RI Pak Yuliansyah yang hari ini langsung turun ke lapangan,” ucapnya.
Sementara Anggota DPR RI Komisi V Yuliansyah mengatakan kehadirannya untuk melihat langsung situasi lapangan, dimulai dari Desa Durian hingga Desa Pasak Piang terkait dengan rencana pembangunan jalan lingkar.
“Pada intinya dari pemerintah pusat, juga terkait dengan APBN, akan selalu men-support. Apalagi kerjaan ini harus segera dituntaskan, supaya jalan ini bisa dimanfaatkan. Kalau jalan ini hanya separuh-separuh, tidak juga bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Desa Durian, Pasak Piang, dan Korek untuk jalan tembusnya ke jalan Trans Kalimantan,” terangnya. (sym)