Backlink
Rentcar MaC

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 27–29 Agustus 2025

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 27–29 Agustus 2025

Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram

PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat melalui Stasiun Meteorologi Supadio kembali merilis peringatan dini cuaca untuk periode Rabu, 27 Agustus hingga Jumat, 29 Agustus 2025. Informasi ini disampaikan untuk mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi hujan lebat di beberapa wilayah.

Berdasarkan data prakiraan, pada Rabu, 27 Agustus 2025, cuaca di seluruh wilayah Kalimantan Barat diperkirakan relatif aman. BMKG tidak mendeteksi adanya potensi hujan signifikan, sehingga kondisi cuaca di hari tersebut dinyatakan nihil peringatan dini.

Pada Kamis, 28 Agustus 2025, situasi serupa juga terjadi. BMKG menyebutkan tidak ada wilayah di Kalimantan Barat yang masuk dalam kategori waspada, siaga, maupun awas. Hal ini menunjukkan kondisi cuaca cenderung stabil di sebagian besar daerah.

BACA JUGA:BMKG Rilis Potensi Hujan Harian di Kalimantan Barat 27 Agustus–2 September 2025

Namun, pada Jumat, 29 Agustus 2025, masyarakat di Kabupaten Sanggau diminta meningkatkan kewaspadaan. BMKG memprediksi adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat berdampak pada aktivitas harian masyarakat, terutama di wilayah yang rawan banjir maupun tanah longsor. Sanggau menjadi satu-satunya daerah di Kalbar yang masuk dalam kategori waspada pada periode prakiraan ini.

Selain hujan, BMKG juga memantau potensi angin kencang di Kalimantan Barat. Dalam laporan tersebut, dipastikan bahwa selama tiga hari ke depan, mulai Rabu hingga Jumat, tidak ada wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang.

Peringatan dini ini diperbarui pada Rabu, 27 Agustus 2025 pukul 07.37 WIB. BMKG mengimbau masyarakat, instansi terkait, hingga pemerintah daerah agar selalu mengikuti perkembangan informasi cuaca terbaru dari sumber resmi BMKG. Langkah antisipasi sangat penting dilakukan untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi yang bisa timbul akibat cuaca ekstrem.

Sumber: