Pesan artikel

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 21–23 Juli 2026

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 21–23 Juli 2026

Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram

PONTIANAKINFO.COM - Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio BMKG Kalimantan Barat merilis peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Kalimantan Barat yang berlaku mulai Selasa, 21 Juli hingga Kamis, 23 Juli 2026.

Berdasarkan informasi terbaru BMKG dengan pembaruan data Selasa, 21 Juli 2026 pukul 08.17 WIB, sejumlah kabupaten diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 21–23 Juli 2026

Pada Selasa, 21 Juli 2026, wilayah yang berstatus Waspada terhadap hujan sedang hingga lebat adalah Kabupaten Kapuas Hulu.

Selanjutnya pada Rabu, 22 Juli 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan meluas meliputi Kabupaten Kapuas Hulu, Melawi, Sambas, Sekadau, dan Sintang.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 21–27 Juli 2026

Sementara itu pada Kamis, 23 Juli 2026, BMKG memperkirakan potensi hujan sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di Kabupaten Sambas.

Adapun keterangan yang disampaikan BMKG, status Waspada menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Status Siaga diperuntukkan bagi hujan lebat hingga sangat lebat, sedangkan status Awas berlaku untuk potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 19–21 Juli 2026

Meski demikian, berdasarkan peta peringatan dini yang dirilis BMKG, tidak terdapat wilayah yang berstatus Siaga maupun Awas selama periode 21–23 Juli 2026.

Selain itu, BMKG juga menyampaikan bahwa tidak ada potensi angin kencang (nihil) di seluruh wilayah Kalimantan Barat pada Selasa, 21 Juli, Rabu, 22 Juli, maupun Kamis, 23 Juli 2026.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 19–25 Juli 2026

BMKG mengimbau masyarakat, pelaku transportasi darat, sungai, maupun masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

Sumber: