BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 9–11 April 2026
Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat kembali merilis peringatan dini cuaca tiga harian yang berlaku mulai Kamis, 9 April hingga Sabtu, 11 April 2026.
Berdasarkan pembaruan data dari Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio pada Kamis, 9 April 2026 pukul 08.01 WIB, sejumlah wilayah di Kalimantan Barat diprakirakan masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang masuk kategori waspada.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 9–11 April 2026
Pada Kamis, 9 April 2026, wilayah yang berpotensi terdampak hujan meliputi Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Kayong Utara.
Memasuki Jumat, 10 April 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Landak.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 9–15 April 2026
Sementara itu, pada Sabtu, 11 April 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan kategori waspada meluas ke beberapa daerah, yaitu Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Landak.
Informasi resmi BMKG juga menegaskan bahwa kategori waspada berarti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Adapun kategori siaga menunjukkan hujan lebat hingga sangat lebat, dan kategori awas untuk hujan sangat lebat hingga ekstrem. Dalam periode 9 hingga 11 April 2026 ini, tidak terdapat wilayah di Kalimantan Barat yang masuk kategori siaga maupun awas.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 8–10 April 2026
BMKG Kalbar juga mencatat bahwa tidak terdapat potensi angin kencang selama periode tersebut atau nihil, sehingga fokus utama tetap pada potensi curah hujan yang dapat memicu dampak hidrometeorologi.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya genangan air, banjir, dan tanah longsor, terutama di daerah rawan. Selain itu, warga dapat terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat melakukan langkah antisipasi lebih dini.
Sumber:


