Pesan artikel

5 Fakta Insiden Pelemparan Molotov di SMP Negeri 3 Kubu Raya

5 Fakta Insiden Pelemparan Molotov di SMP Negeri 3 Kubu Raya

Penampakan bentuk bom molotov yang sebelumnya terjadi di lingkungan SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya--dokumen istimewa

Menurut Mayndra, aksi pelemparan bom molotov tersebut diduga dilatarbelakangi oleh keinginan pelaku untuk membalas dendam terhadap teman-temannya yang kerap melakukan perundungan. 

“Balas dendam itu kemudian dilampiaskan dengan melakukan aksi kekerasan di sekolahnya,” ujarnya. 

Meski demikian, ia memastikan bahwa Densus 88 akan terus mendampingi Polda Kalimantan Barat dalam penanganan kasus ini, mulai dari proses pemetaan hingga pemenuhan alat bukti.

BACA JUGA:Gudang di Bengkayang Diduga Simpan Barang Ilegal Asal Malaysia Terbakar, Berikut Kronologi dan Kerugiannya

Ditemukan 6 Molotov 

Dalam proses penyelidikan, polisi juga menemukan enam buah bom molotov yang belum sempat digunakan. 

“Enam buah botol berisi bahan bakar minyak dan sumbu kain (bom molotov) berhasil kami amankan,” kata Mayndra. 

Selain itu, sejumlah barang bukti lain turut diamankan. Beruntung, tidak ada bom yang terpicu atau meledak sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA:Unik! Dipendam Masuk UGD, Dijelaskan Masuk RSJ, Dilampiaskan Masuk Polres! Jambret Mantan Karena Gagal Move On

Terdapat Nama-Nama Terduga Pelaku Penembak Massal di Tas

Fakta lain yang terungkap, pada tas milik terduga pelaku ditemukan tulisan nama-nama pelaku penembakan massal yang dikenal secara internasional dan kerap dijadikan referensi di komunitas ekstrem daring. Nama-nama tersebut antara lain:

- Stephen Paddock, pelaku penembakan massal Las Vegas tahun 2017

- Adam Peter Lanza, pelaku penembakan di Sandy Hook Elementary School tahun 2012

- Seung-Hui Cho, pelaku penembakan Virginia Tech tahun 2007

- Salvador Ramos, pelaku penembakan di Uvalde, Texas tahun 2022

Sumber: