ETF Bitcoin di Amerika Serikat telah menunjukkan performa mengesankan dengan total pembelian lebih dari $84 juta selama bulan Juli.
Tren ini menandai upaya berkelanjutan dari investor untuk terlibat dalam ruang kripto, pasca disetujuinya instrumen ini oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS pada Januari lalu. Optimisme terhadap masa depan kripto pun semakin meningkat berkat kehadiran ETF Bitcoin. ETF Bitcoin dan Peranannya dalam Industri Kripto Sejak disetujui oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS, ETF Bitcoin telah menjadi magnet bagi investor ritel dan institusi. Berbeda dengan derivatif, ETF Bitcoin memungkinkan investor memiliki Bitcoin fisik, sehingga setiap pembelian ETF secara langsung mempengaruhi kapitalisasi pasar Bitcoin. Ini menciptakan likuiditas yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga Bitcoin dan memastikan pasar tetap sehat. Pada 19 Juli 2024, total pembelian Bitcoin oleh ETF mencapai $84 juta, menunjukkan minat yang terus meningkat dari para investor. Likuiditas yang disediakan oleh ETF ini memungkinkan investor masuk dan keluar pasar dengan mudah, menjaga stabilitas harga Bitcoin di tengah tingginya aktivitas perdagangan. BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, telah menjadi pemimpin dalam pembelian Bitcoin melalui ETF. Selama bulan Juli saja, BlackRock telah menghabiskan lebih dari $1 miliar untuk membeli Bitcoin baru. Langkah ini tidak hanya menunjukkan komitmen mereka terhadap ruang kripto, tetapi juga meningkatkan momentum pembelian di seluruh industri ETF Bitcoin. Dominasi BlackRock di pasar ETF telah melampaui penerbit lainnya seperti Grayscale, ARK, dan Fidelity, menciptakan antusiasme di kalangan investor dan meningkatkan prospek jangka panjang dari ETF Bitcoin. Apa Itu ETF Bitcoin Spot? ETF Bitcoin Spot memungkinkan investor memiliki Bitcoin fisik, berbeda dengan ETF berbasis berjangka yang hanya memegang kontrak terkait harga Bitcoin. Pembelian ETF Bitcoin Spot secara langsung berkontribusi pada kapitalisasi pasar Bitcoin, menjadikannya alat investasi yang kuat bagi mereka yang ingin terlibat langsung dalam pasar kripto. Saat penulisan, harga Bitcoin diperdagangkan mendekati $67 ribu per unit. Aktivitas pembelian oleh ETF Bitcoin telah memberikan dukungan terhadap stabilitas harga ini, menunjukkan bahwa pasar menerima peningkatan likuiditas dengan baik. Likuiditas ini menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran Bitcoin, mencegah fluktuasi harga yang tajam. Dengan semakin banyaknya ETF yang membeli Bitcoin, prospek jangka panjang untuk harga Bitcoin terlihat positif. Kesimpulan ETF Bitcoin telah membawa perubahan signifikan di pasar kripto. Dengan memberikan akses mudah kepada investor untuk memiliki Bitcoin fisik, ETF ini telah meningkatkan likuiditas dan stabilitas di pasar. BlackRock, sebagai pemain utama, telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap ruang kripto dengan membeli Bitcoin dalam jumlah besar. Harga Bitcoin saat ini yang stabil adalah indikasi bahwa pasar merespons positif terhadap peningkatan likuiditas yang disediakan oleh ETF Bitcoin. Dengan prospek jangka panjang yang positif, ETF Bitcoin akan terus memainkan peran penting dalam perkembangan industri kripto. Investor yang ingin terlibat dalam pasar kripto harus mempertimbangkan ETF Bitcoin sebagai salah satu alat investasi yang kuat. Tentang Bittime Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk memanfaatkan teknologi blockchain demi menghadirkan akses menuju kemerdekaan finansial yang adil bagi semua orang, terlepas dari lokasi atau posisi keuangan mereka. Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store Press release ini juga sudah tayang di VRITIMESMengulik Dampak ETF Bitcoin pada Harga Bitcoin dan Industri Kripto
Senin 22-07-2024,23:35 WIB
Reporter : Vritimes.com
Editor : Vritimes.com
Kategori :
Terkait
Senin 12-01-2026,16:07 WIB
Transaksi Aset Kripto Indonesia Menurun di Tengah Munculnya Sinyal Pemulihan Bitcoin
Kamis 25-12-2025,10:59 WIB
Bybit Bersiap Masuk Ke Indonesia Dengan NOBI
Sabtu 20-12-2025,12:46 WIB
FLOQ Hadirkan Akses Saham Global Berbasis Blockchain untuk Investor Indonesia
Jumat 14-11-2025,12:26 WIB
Bittime Top 3 Crypto Exchange Indonesia, Kenalkan Program Begin Investing Today
Jumat 07-11-2025,20:01 WIB
Tokocrypto Luncurkan Layanan OTC untuk Fasilitasi Transaksi Kripto Skala Besar
Terpopuler
Sabtu 17-01-2026,09:39 WIB
BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 17–19 Januari 2026
Sabtu 17-01-2026,09:34 WIB
BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 17–23 Januari 2026
Sabtu 17-01-2026,12:22 WIB
Peran Kesultanan Pontianak dalam Membentuk Sejarah dan Identitas Kota
Sabtu 17-01-2026,12:57 WIB
Eksibisi Tenis Meja HUT ke-79 BPK Jadi Wadah Guyub Forkopimda Kalbar di Pontianak
Sabtu 17-01-2026,10:53 WIB
Inspektorat Pontianak Monev RSUD SSMA Tindaklanjuti Keluhan Pelayanan Publik
Terkini
Minggu 18-01-2026,00:26 WIB
KAI Perluas Pin Prioritas LRT Jabodebek Mulai 2026, Atur Penggunaan Kursi di Jam Padat
Minggu 18-01-2026,00:07 WIB
KAI Hadirkan Sarana Stainless Steel New Generation pada KA Gajayana dan Parahyangan Mulai 10–11 Januari 2026
Sabtu 17-01-2026,23:37 WIB
Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan
Sabtu 17-01-2026,21:14 WIB
RevComm Tunjuk Hargunadi Soemantri sebagai Country Manager Indonesia
Sabtu 17-01-2026,14:35 WIB