"Inspektorat bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra perangkat daerah dalam memperbaiki tata kelola dan mengelola risiko," jelasnya.
Selain itu, sinergi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perlu terus diperkuat untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Serapan Anggaran Bukan Satu-satunya Ukuran
Bahasan sendiri menilai keberhasilan pengelolaan anggaran tidak cukup dilihat dari tingkat penyerapan dana. Lebih dari itu, setiap program pemerintah harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Karena itu, seluruh perangkat daerah perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan kegiatan, potensi risiko, serta hasil yang ingin dicapai melalui penggunaan anggaran.
"Melalui penguatan pengawasan dan manajemen risiko, kita dapat mewujudkan belanja daerah yang semakin berkualitas, tepat sasaran, bebas dari pemborosan, serta memberikan hasil nyata bagi masyarakat," tutupnya.