BACA JUGA:Update Harga Emas Hari Kamis 5 Februari 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Naik di Pegadaian
“Bagi kami, ketangguhan bukan hanya tentang bagaimana menghadapi gangguan, tetapi juga bagaimana memastikan pelayanan tetap hadir, aset dan kepercayaan nasabah tetap terjaga, serta proses bisnis dapat segera pulih. Hal ini sejalan dengan komitmen Pegadaian untuk Selalu Hadir, Melayani Sepenuh Hati,” tambahnya.
Rinaldi menegaskan, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kanwil IV Balikpapan untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat kolaborasi, serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan layanan Pegadaian bagi masyarakat, termasuk di seluruh wilayah Kalimantan.
BACA JUGA:Pegadaian Dukung Pengembangan Desa Wisata Terpadu di Singkawang
Penerapan standar ISO 22301:2019 juga menjadi bagian dari strategi Pegadaian dalam membangun ketahanan bisnis, menjaga kesinambungan proses dan layanan, melakukan mitigasi terhadap berbagai risiko, serta memastikan operasional dapat segera dipulihkan apabila terjadi gangguan.
Dengan sistem tersebut, masyarakat diharapkan tetap dapat memperoleh akses terhadap layanan Pegadaian secara optimal dalam berbagai kondisi.
Bagi Pegadaian, ketangguhan dan keberlangsungan bisnis bukan sekadar kemampuan untuk bertahan dalam menghadapi gangguan, melainkan menjadi fondasi untuk terus tumbuh, beradaptasi, dan memberikan nilai tambah kepada masyarakat.
Dengan fondasi tersebut, Pegadaian berkomitmen terus menghadirkan layanan yang relevan dan terpercaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat saat ini maupun pada masa mendatang.