Kata Edi target tersebut hanya dapat dicapai apabila program yang disusun benar-benar memiliki dampak dan efek pengganda bagi pembangunan. Karena itu, perangkat daerah diminta tidak hanya menyusun kegiatan, tetapi juga memastikan manfaat program dapat diukur.
BACA JUGA:HUT RI ke-81, Puteri Daerah Kalbar Bagikan 1.000 Paket Sembako Gratis di Pontianak
Mitigasi Bencana Masuk Prioritas APBD 2027
Pemkot Pontianak juga akan melanjutkan penataan kota menuju kota yang lebih humanis dan berwawasan lingkungan. Program multiyears seperti kelanjutan pembangunan waterfront dan penataan kawasan kumuh perkotaan tetap menjadi perhatian.
Selain itu, mitigasi bencana juga menjadi bagian penting dalam perencanaan. Pontianak menghadapi tantangan musim hujan dan kemarau setiap tahun, sehingga pengendalian banjir, penanganan kebakaran lahan, serta langkah antisipatif lainnya perlu dipersiapkan sejak awal.
“Mitigasi bencana tahun 2027 harus sudah terencana secara matang,” tegasnya.
Edi berharap penyusunan RKA selesai tepat waktu sehingga program prioritas dapat segera dilaksanakan. Ia menyoroti pelaksanaan belanja modal yang sebelumnya kerap baru berjalan pada pertengahan tahun sehingga penyerapan anggaran menjadi tidak seimbang.
“Saya berharap begitu selesai asistensi ini, langsung susun program pelaksanaan supaya bisa dieksekusi tepat waktu,” pungkasnya.