BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 6–8 Juli 2026

Senin 06-07-2026,10:09 WIB
Reporter : Muhammad Zibi Alifiqri
Editor : Muhammad Zibi Alifiqri

PONTIANAKINFO.COM - Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio BMKG kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca Kalimantan Barat untuk periode Senin, 6 Juli hingga Rabu, 8 Juli 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang masih berpeluang terjadi di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.

Berdasarkan pembaruan data BMKG pada Senin, 6 Juli 2026 pukul 08.05 WIB, potensi cuaca yang perlu diwaspadai berada pada kategori Waspada, yaitu peluang terjadinya hujan sedang hingga lebat. Sementara itu, tidak terdapat wilayah yang masuk kategori Siaga maupun Awas selama periode prakiraan tersebut.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 6–8 Juli 2026

Pada Senin, 6 Juli 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Landak, Melawi, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.

Memasuki Selasa, 7 Juli 2026, potensi hujan mulai berkurang. BMKG hanya menetapkan dua wilayah yang masih berstatus waspada, yakni Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Kapuas Hulu.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 6–12 Juli 2026

Sementara itu, untuk Rabu, 8 Juli 2026, BMKG menyatakan nihil peringatan dini cuaca di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Artinya, hingga saat ini tidak ada daerah yang diprediksi berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada hari tersebut.

Selain potensi hujan, BMKG juga menyampaikan bahwa tidak ada wilayah di Kalimantan Barat yang berpotensi mengalami angin kencang selama periode 6 hingga 8 Juli 2026. Ketiga hari tersebut tercatat berstatus nihil untuk potensi angin kencang.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 5–7 Juli 2026

Masyarakat tetap diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu. Warga yang berada di daerah rawan banjir, genangan, maupun longsor untuk dapat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dengan durasi yang cukup lama.

Pengguna jalan juga diminta berhati-hati karena hujan dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan menjadi licin. Nelayan, petani, serta masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan disarankan menyesuaikan kegiatan dengan kondisi cuaca terkini.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 5–11 Juli 2026

BMKG mengingatkan agar masyarakat memperoleh informasi cuaca hanya dari kanal resmi BMKG untuk menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, dampak yang ditimbulkan akibat cuaca dapat diminimalkan.

Kategori :