Tak hanya jantung, senam rutin, kata Pujo, juga mengurangi risiko gula darah. Saat otot aktif bergerak, tubuh menggunakan glukosa sebagai bahan bakar energi.
Manfaat senam rutin semacam ini, kata Pujo, akan dipanen seseorang 5-10 tahun ke depan. Ia pun tak segan mengajak pegawai BPJS Kesehatan Jatim untuk bergabung ke Komunitas Senam Dahlan Iskan.
”Kalau hari libur. Pegawai BPJS bisa ikut senam di sini,” celetuknya.
BACA JUGA:Dahlan Iskan Didaulat Jadi Dewan Penasihat, JMSI Dorong Media Lebih Kreatif dan Perkuat Kemitraan
Dokter Pujo juga mengenalkan tagline BPJS Kesehatan, yakni "dengan gotong royong, semua orang tertolong".
"Tapi kalau tua kondisi fisiknya seperti Pak Dahlan. Saya yakin tak perlu ditolong apa-apa,” katanya seraya disambut tawa semua peserta.
BACA JUGA:Yuk Intip Kesederhanaan Dahlan Iskan dan Nafsiah Sabri dalam Perayaan 50 Tahun Pernikahan
Ada sekitar 300 orang yang hadir dalam kegiatan senam tersebut. Komunitas Senam Dahlan Iskan memang menggelar senam setiap hari.
Komunitas tersebut sudah berusia 9 tahun. Akhir tahun ini genap 10 tahun. Anggotanya lebih dari 300 orang dari berbagai usia dan latar belakang. Di Surabaya, senam Dahlan Iskan digelar di beberapa tempat. Selain di Rumah Gadang, senam juga diadakan di Royal Plaza, Laguna Plaza, dan halaman kantor Harian Disway.