BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 8–10 April 2026

Rabu 08-04-2026,09:15 WIB
Reporter : Muhammad Zibi Alifiqri
Editor : Muhammad Zibi Alifiqri

PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio kembali merilis peringatan dini cuaca tiga harian yang berlaku mulai Rabu, 8 April hingga Jumat, 10 April 2026.

Berdasarkan pembaruan data Rabu, 8 April 2026 pukul 08.00 WIB, sejumlah wilayah di Kalimantan Barat diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat atau masuk kategori waspada.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 8–10 April 2026

Pada Rabu, 8 April 2026, wilayah yang berpotensi terdampak hujan meliputi Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Sintang.

Memasuki Kamis, 9 April 2026, potensi hujan masih terjadi di sejumlah daerah, yakni Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Sintang.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 8–14 April 2026

Sementara itu, pada Jumat, 10 April 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Sintang.

BMKG menjelaskan bahwa kategori waspada menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Sedangkan kategori siaga berarti hujan lebat hingga sangat lebat, dan kategori awas untuk hujan sangat lebat hingga ekstrem. Dalam periode ini, tidak terdapat wilayah yang masuk kategori siaga maupun awas.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 6–8 April 2026

Selain itu, BMKG juga memastikan bahwa selama periode 8 hingga 10 April 2026 tidak terdapat potensi angin kencang di seluruh wilayah Kalimantan Barat atau nihil.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca, seperti genangan air, banjir, hingga tanah longsor, terutama di wilayah yang rawan. Warga juga dapat terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kategori :