Marc Bernal dan Fermin Lopez memainkan peran penting dalam situasi ini. Keduanya sering masuk ke half-space untuk menerima bola dan menciptakan peluang.
BACA JUGA:Analisis Taktik Barcelona vs Sevilla: Cara Blaugrana Hancurkan Man-to-Man Los Nervionenses
Raphinha dan Yamal: Kombinasi Explosif di Sayap
Performa Raphinha dan Lamine Yamal menjadi salah satu faktor utama dalam kemenangan besar ini.
Raphinha tidak hanya berperan sebagai finisher, tetapi juga sebagai pemain yang membuka ruang. Ia sering bergerak ke tengah untuk menarik bek lawan, sehingga membuka jalur bagi Yamal di sisi sayap.
Sebaliknya, Yamal memanfaatkan ruang tersebut dengan kecepatan dan kemampuan dribbling untuk menembus pertahanan Newcastle.
Kombinasi ini berulang kali menghasilkan peluang, termasuk beberapa gol yang tercipta dari situasi serangan terbuka.
Lewandowski Jadi Anchor di Lini Depan
Di lini depan, Robert Lewandowski memainkan peran sebagai anchor atau titik fokus serangan. Striker asal Polandia tersebut tidak hanya menunggu bola di kotak penalti, tetapi juga aktif turun ke lini tengah untuk membantu build-up.
Pergerakan ini sangat penting dalam membuka ruang di lini belakang Newcastle. Ketika bek mengikuti Lewandowski, celah terbuka untuk dimanfaatkan oleh pemain lain seperti Raphinha atau gelandang yang masuk dari lini kedua.
Dua gol yang ia cetak menjadi bukti efektivitas perannya dalam sistem permainan Barcelona.
BACA JUGA:Analisis Taktik Real Madrid vs Manchester City: Peran Valverde dalam Sistem Transisi Los Blancos
Pressing Tinggi dan Counter Press Efektif