Analisis lain menggunakan aplikasi Hisab Astronomis yang dikembangkan oleh Dewan Hisab dan Rukyat Persatuan Islam (Persis) juga menunjukkan bahwa potensi perbedaan Idul Fitri dapat terjadi hingga tahun 2029 atau 1450 Hijriah.
Perbedaan ini diperkirakan akan terus terjadi selama kriteria penentuan awal bulan hijriah yang digunakan pemerintah dan Muhammadiyah tidak mengalami perubahan.