PONTIANAKINFO.COM, MELAWI - Suasana operasi pasar Ramadan di Kabupaten Melawi mendadak riuh ketika ratusan emak-emak menyuarakan permintaan langsung kepada Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan. Mereka mendesak agar harga paket operasi pasar yang semula Rp90 ribu diturunkan menjadi Rp50 ribu.
Teriakan permintaan itu menggema saat Gubernur Norsan meninjau langsung pelaksanaan operasi pasar yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Tanpa protokol yang kaku, suara para ibu rumah tangga terdengar lantang meminta harga lebih terjangkau di tengah kenaikan kebutuhan pokok menjelang Ramadan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Ria Norsan akhirnya mengabulkan permintaan emak-emak dan memutuskan harga paket operasi pasar diturunkan menjadi Rp50 ribu.
“Sebenarnya kalau dihitung harga normalnya itu sekitar Rp120 ribu. Tapi ini memang program pemerintah untuk membantu masyarakat dan mengurangi inflasi,” ungkap Norsan di hadapan warga di Halaman Masjid Agung Kota Juang Nanga Pinoh Selasa 24 Februari 2026
Sebelumnya, paket operasi pasar dijual dengan harga Rp90 ribu. Dalam satu paket, masyarakat mendapatkan 5 kilogram beras premium, 1 kilogram gula pasir, dan 1 kilogram minyak goreng. Dengan penyesuaian menjadi Rp50 ribu, pemerintah memberikan subsidi yang jauh lebih besar dari harga pasar.