Terobosan Baru J-League 2026: Hapus Imbang, Pembagian Poin Dirombak

Sabtu 14-02-2026,13:01 WIB
Reporter : Muhammad Zibi Alifiqri, S. Pd
Editor : Muhammad Zibi Alifiqri, S. Pd

- Menang adu penalti: 2 poin

- Kalah adu penalti: 1 poin.

Skema ini membuat setiap pertandingan tetap menghasilkan poin bagi kedua tim, namun dengan bobot berbeda.

BACA JUGA:Analisis Taktik MU vs Fulham: Peran Casemiro dan Bruno dalam Skema Carrick

Format Grup Timur dan Barat

Babak penyisihan dibagi menjadi dua wilayah, Timur dan Barat, masing-masing diisi 10 tim untuk Liga J1 dan Liga J2. Setiap tim memainkan format round-robin ganda.

Setelah fase grup, tim akan melaju ke babak play-off untuk menentukan peringkat akhir kompetisi.

BACA JUGA:Analisis Barcelona vs Elche: Pressing Tinggi Tuan Rumah Jadi Celah Kemenangan Blaugrana

Mekanisme Play-off Penentuan Peringkat

Tim dengan peringkat sama dari grup Timur dan Barat akan saling berhadapan dalam format kandang dan tandang. Jika agregat imbang, maka perpanjangan waktu atau adu penalti digunakan untuk menentukan pemenang.

Dua tim teratas akan bertarung memperebutkan gelar juara dan runner-up, sementara tim lainnya menentukan posisi akhir sesuai peringkat.

BACA JUGA:Bedah Taktik Hansi Flick: Cara Barcelona Bongkar Hybrid Press Copenhagen

Dampak Musim Transisi terhadap Promosi dan Degradasi

Hasil akhir Liga Hyakunen Kousou tidak berpengaruh pada promosi maupun degradasi. Namun, prestasi tetap bernilai penting karena juara Liga J1 musim transisi akan lolos ke AFC Champions League Elite 2026/2027.

Selama periode yang sama, kompetisi piala domestik Jepang juga ditangguhkan sementara.

BACA JUGA:Analisis Derby Manchester: Disiplin Blok Rendah MU Lumpuhkan Permainan City

Kategori :