Jejak Panjang Pendidikan di Pontianak dan Transformasinya hingga Era Digital

Senin 19-01-2026,15:44 WIB
Reporter : Muhammad Zibi Alifiqri, S. Pd
Editor : Muhammad Zibi Alifiqri, S. Pd

BACA JUGA:Pemkot Pontianak Juara Eksibisi Tenis Meja HUT ke-79 BPK se-Kalimantan Barat

Peran Yayasan Pendidikan dan Pendidikan Menengah

Perkembangan pendidikan menengah di Pontianak juga tidak lepas dari peran yayasan pendidikan. Yayasan Pendidikan Kalimantan, yang eksistensinya berakar dari berdirinya Pontianak Middle School pada 1950, adalah salah satu contoh bagaimana komunitas lokal dan misionaris bekerja sama membuka akses pendidikan menengah dengan bahasa pengantar Mandarin dan Indonesia, sehingga mencerminkan karakter multikultural masyarakat kota ini. 

Selanjutnya, lembaga pendidikan swasta dan keagamaan lainnya turut berkontribusi pada pembentukan generasi muda. Misalnya, Sekolah Suster Pontianak yang berkembang sejak awal abad ke-20 tetap menjadi sumber sejarah pendidikan sebagai cagar budaya sekaligus sumber pembelajaran sejarah di lingkungan sekolah. 

BACA JUGA:Makam Bersejarah di Pontianak dan Latar Belakangnya

Arah Perkembangan dan Tantangan Pendidikan

Dalam era modern, pendidikan di Pontianak terus berevolusi dengan adopsi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman. Program pengembangan kurikulum seperti Kurikulum Merdeka di Universitas Tanjungpura menunjukkan bagaimana lembaga pendidikan menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman agar lulusan mampu bersaing di era global. 

Sementara itu, sistem pendidikan terbuka seperti Universitas Terbuka (UT) Pontianak memberikan peluang akses belajar bagi masyarakat luas, termasuk di daerah terpencil, dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang berbasis teknologi digital. 

Walau demikian, tantangan seperti pemerataan akses, kualitas guru, dan kesenjangan fasilitas masih menjadi fokus perbaikan oleh berbagai pemangku kepentingan.

Kategori :