YouTube tidak hanya melihat jumlah klik atau kata kunci saja—algoritmanya juga mempertimbangkan berapa lama seseorang menonton videomu.
Jika penonton cepat meninggalkan video, YouTube akan menganggap konten tersebut kurang menarik dan menurunkan peringkatnya.
Ini karena salah satu faktor terpenting dalam SEO YouTube adalah retensi penonton atau watch time.
Dengan kata lain, video yang ditonton lebih lama akan lebih sering direkomendasikan oleh YouTube.
Untuk bisa melakukan hal ini, pastikan video kamu dimulai dengan cara yang menarik dalam lima detik pertama.
Jangan buang waktu dengan intro yang terlalu panjang atau pengantar yang bertele-tele, langsung sampaikan inti konten atau sesuatu yang memancing rasa penasaran penonton sejak awal.
Variasi visual juga penting.
Gunakan perubahan sudut kamera, grafik, atau efek suara untuk menjaga perhatian penonton.
Jika video hanya berisi satu tampilan tanpa perubahan, kemungkinan besar penonton akan bosan dan keluar sebelum video selesai.
Kemudian, jangan lupa untuk menutup video dengan ajakan bertindak (CTA).
Ini bisa berupa ajakan untuk menonton video lain, meninggalkan komentar, hingga subscribe ke channel kamu.
5. Manfaatkan End Screen
Salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan kreator adalah membiarkan penonton pergi setelah menonton satu video.
Padahal, semakin lama seseorang menghabiskan waktu di channel kamu, semakin baik dampaknya terhadap ranking videomu.
YouTube menyediakan fitur end screen dan cards yang bisa digunakan untuk mendorong penonton menonton lebih banyak video.
End screen ini biasanya muncul di 5-20 detik terakhir video, dan bisa digunakan untuk merekomendasikan video lain yang masih berhubungan dengan topik yang sedang dibahas.
Dengan cara ini, penonton lebih cenderung menonton video berikutnya daripada keluar dari channel kamu.