Pesan artikel

UMKM Kuliner Ramadan di Kalbar: Peluang Usaha Musiman Meningkat Hingga Tantangannya

UMKM Kuliner Ramadan di Kalbar: Peluang Usaha Musiman Meningkat Hingga Tantangannya

Suasana pasar juadah di halaman Masjid Raya Mujahidin-Prokopim Pontianak-dokumen istimewa

PONTIANAKINFO.COM - Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum emas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner di Kalimantan Barat. Tradisi pasar juadah dan bazar Ramadan yang digelar sejak awal puasa menunjukkan peningkatan aktivitas ekonomi lokal serta peluang usaha musiman yang signifikan bagi usaha kecil dan mikro.

BACA JUGA:UMKM Kuliner Ramadan di Kalbar: Peluang Usaha Musiman Meningkat Hingga Tantangannya

Lonjakan Permintaan di Bazar Ramadan

Bazaar atau pasar Ramadan di kawasan Masjid Raya Mujahidin Pontianak menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi. Terdata sebanyak 104 UMKM membuka lapak, dan sekitar 86 di antaranya menjual makanan dan minuman yang banyak dicari konsumen menjelang buka puasa. Momen sore hari sebelum adzan Maghrib menjadi waktu puncak transaksi ketika masyarakat berburu takjil dan menu buka puasa. 

Diketahui tingginya permintaan makanan khas Ramadan seperti takjil, minuman segar, dan lauk siap santap menjadi peluang besar untuk meningkatkan omzet usaha kecil. Aktivitas ekonomi ini memperkuat hubungan langsung antara pelaku UMKM dan pelanggan lokal. 

BACA JUGA:Kearifan Lokal Masyarakat Kalbar Jadi Pilar Utama Menjaga Kerukunan dan Toleransi

Peluang UMKM Kuliner di Kalimantan Barat

UMKM di Kalbar sendiri memang didominasi sektor kuliner. Tercatat bahwa pelaku usaha di sektor kuliner merupakan mayoritas dari total 52 ribu pelaku usaha mikro kecil menengah di provinsi ini, disusul oleh sektor agrobisnis, perdagangan, dan lain-lain. 

Kuliner khas Kalbar seperti bubur pedas, temet, serta jajanan pasar tradisional menjadi produk yang banyak diminati selama Ramadan dan Lebaran. Misalnya bubur pedas khas Sambas yang populer sebagai menu berbuka, menambah daya tarik bagi pelaku UMKM lokal untuk mengembangkan produk mereka.

BACA JUGA:Aktivitas Remaja Masjid di Pontianak Selama Bulan Ramadan

Peluang Musiman & Pendapatan Tambahan

Bulan Ramadan tidak hanya meningkatkan permintaan, tetapi juga disebut sebagai musim panen bagi pelaku UMKM kuliner. Pada periode ini, permintaan produk makanan dan minuman mengalami lonjakan yang signifikan dibanding bulan lainnya, yang dimanfaatkan oleh pedagang mikro untuk meningkatkan penghasilan dan memperluas pasar mereka. 

Salah satu peluang musiman adalah penjualan takjil — makanan dan minuman ringan yang dijual terutama sore hari. Menjual es buah, kolak, gorengan, hingga snack tradisional terbukti menjadi usaha sampingan yang menarik dan menguntungkan selama Ramadan berlangsung.

Sumber: