PONTIANAKINFO.DISWAY.ID - Dalam sebuah era di mana kesetaraan gender semakin menjadi sorotan, peran perempuan dalam pembangunan ekonomi telah menjadi topik yang semakin penting. Namun, kendala-kendala yang masih menghalangi kemajuan mereka, seperti glass ceiling di tempat kerja, tetap menjadi tantangan yang harus diatasi.
Di lansir dari dinas pemberdayaan Perempuan perlindungan anak dan pengendalian penduduk Yogyakarta, Dowling (2017) menjelaskan bahwa glass ceiling merupakan fenomena ketidaksetaraan gender yang terjadi utamanya pada perempuan bahwa mereka hanya bisa mencapai posisi atau jabatan tertentu dan tidak untuk dipromosikan hingga jabatan eksekutif. sebuah istilah yang merujuk pada batasan tak kasat mata yang mencegah perempuan untuk mencapai posisi kepemimpinan dan tingkat gaji yang setara dengan rekan pria mereka, masih menjadi kenyataan yang menantang di banyak industri dan organisasi. Meskipun terobosan telah dicapai, dengan semakin banyaknya perempuan yang memegang posisi penting dalam dunia bisnis dan politik, namun gap masih terlihat jelas. BACA JUGA:Revolusi Digital Mengubah Paradigma Seni: Teknologi Membuka Horison Kreativitas Namun, di tengah tantangan tersebut, perempuan juga terus memainkan peran penting dalam memperkuat ekonomi global. Penelitian telah menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki representasi perempuan yang kuat di tingkat kepemimpinan cenderung lebih inovatif dan menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi tidak hanya merupakan langkah moral, tetapi juga keputusan bisnis yang cerdas. Dalam upaya untuk menembus glass ceiling, banyak langkah telah diambil. Program-program pemberdayaan perempuan, kebijakan-kebijakan kesetaraan gender di tempat kerja, dan pendidikan yang lebih inklusif adalah beberapa contoh langkah-langkah yang telah dilakukan untuk memperluas peluang bagi perempuan dalam dunia bisnis dan ekonomi. BACA JUGA:Perkenalkan, INFORMA Electronics & SELMA Buka Toko Baru di Pontianak, Menggebrak Segmen Furniture Terkemuka Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Penting bagi organisasi dan pemerintah untuk terus mendorong kesetaraan gender dalam segala aspek, mulai dari akses pendidikan hingga peluang karier, serta mengatasi bias dan diskriminasi yang masih ada di tempat kerja. Mengatasi glass ceiling bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan komitmen yang kuat dan upaya bersama dari semua pihak, perempuan dapat benar-benar menemukan tempat yang setara dalam pembangunan ekonomi, membawa manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.Peran Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi: Menembus Glass Ceiling
Minggu 03-03-2024,17:54 WIB
Reporter : Erwin Irvandi Putra, S. Sos
Editor : Adhitya Pangestu Putra, S. Si
Tags : ##peranperempuan
##pemberdayaanperempuan
##pembangunanekonomi
##kesetaraangender
##kepemimpinanperempuan
##glassceiling
##ekonomiinklusif
Kategori :
Terkait
Minggu 03-03-2024,17:54 WIB
Peran Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi: Menembus Glass Ceiling
Senin 26-02-2024,12:02 WIB
Peran Wanita dalam Perubahan Sosial: Memerangi Diskriminasi Gender di Seluruh Dunia
Terpopuler
Senin 28-09-2026,22:43 WIB
PBA Labs Buka Pendaftaran Certified Blockchain Developer Course
Selasa 29-09-2026,07:57 WIB
Cara Merawat Kucing Kampung agar Sehat, Aktif dan Gemuk
Senin 28-09-2026,22:29 WIB
Program Enrichment BINUS UNIVERSITY Beri Kesempatan Mahasiswa untuk Berkarier di Jepang
Selasa 29-09-2026,08:54 WIB
BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 29 September–5 Oktober 2026
Selasa 29-09-2026,09:58 WIB
BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 29 September–1 Oktober 2026
Terkini
Selasa 29-09-2026,21:03 WIB
Kripto Tak Lagi Sekadar Soal Harga, Ini Kunci Memahami Masa Depannya
Selasa 29-09-2026,16:29 WIB
Customer Day Yamaha Kalbar, Tiga Pelanggan Bawa Pulang Sepeda Motor
Selasa 29-09-2026,16:24 WIB
Yamaha Kalbar Hadirkan Customer Day, Tiga Sepeda Motor Disiapkan sebagai Hadiah
Selasa 29-09-2026,15:52 WIB
BINUS @Medan Luncurkan Joint Degree Digital Business Bersama Asia University Taiwan
Selasa 29-09-2026,15:04 WIB