36 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Ketapang Masih Mendominasi
Para petugas pemadam saat memadamkan Kebakaran Lahan dan Hutan di salah satu daerah Kalimantan Barat--dokumen istimewa
PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Sebanyak 36 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi terdeteksi di Kalimantan Barat berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Selasa, 29 September 2026 pukul 23.59 WIB.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kalbar, Ridwan sendiri mengatakan jumlah titik panas tersebut kembali mengalami sedikit peningkatan dibandingkan kondisi sebelumnya.
BACA JUGA:94 Laporan Karhutla sudah Ditangani, BPBD Kalbar Tetap Waspadai Potensi Api Kembali Muncul
Dari total 36 titik panas, Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 27 titik. Selanjutnya, Kabupaten Sintang dan Sanggau masing-masing terdeteksi dua titik panas.
Sementara itu, Kabupaten Landak, Sekadau, Melawi dan Kubu Raya masing-masing terpantau satu titik panas.
BACA JUGA:36 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Ketapang Masih Mendominasi
Jarak Pandang di Sejumlah Wilayah Mulai Membaik
Meski titik panas masih terdeteksi, kondisi jarak pandang di sejumlah wilayah Kalimantan Barat mulai menunjukkan perbaikan.
Di Kota Pontianak sendiri jarak pandang pada Selasa siang telah mencapai lebih dari lima kilometer. Hingga Rabu, 30 September 2026 pagi, jarak pandang masih berada pada kisaran 2–5 kilometer.
Perbaikan juga terlihat di Kabupaten Kubu Raya. Pada dini hari sekitar pukul 01.00 hingga 04.00 WIB, jarak pandang di wilayah tersebut tercatat lebih dari lima kilometer.
BACA JUGA:Titik Panas Hampir Hilang, Warga Kalbar Mulai Dapat Kabar Baik dari Karhutla
Namun, kondisi berbeda masih terjadi di Kabupaten Ketapang. Pada pukul 05.00 WIB, jarak pandang di wilayah tersebut hanya sekitar 300 meter.
“Untuk Kabupaten Ketapang, pukul 5 subuh tadi terlihat jarak pandang 300 meter. Mudah-mudahan selanjutnya mengalami perbaikan,” kata Ridwan.
Sumber:


