Pesan artikel

PDAM Pontianak Rilis Update Kadar Garam Air, Salinitas IPA Nipah Kuning Menurun

PDAM Pontianak Rilis Update Kadar Garam Air, Salinitas IPA Nipah Kuning Menurun

Ilustrasi gambar berita-Pontianak Disway-dokumen istimewa

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Kota PONTIANAK kembali merilis update kadar garam air PDAM pada Selasa, 21 Juli 2026, sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada pelanggan terkait kondisi kualitas air baku yang dipengaruhi intrusi air laut.

Berdasarkan data laboratorium yang dipublikasikan melalui SIMPRODIS (Input Lab), pemantauan dilakukan secara berkala terhadap beberapa Instalasi Pengolahan Air (IPA), yakni IPA Imam Bonjol (IMBON), IPA Parit Mayor (PARMA), IPA Selat Panjang, dan IPA Nipah Kuning.

BACA JUGA:PDAM Pontianak Rilis Update Kadar Garam Air, Salinitas IPA Nipah Kuning Menurun

Perumda Tirta Khatulistiwa menjelaskan bahwa meningkatnya kadar garam atau salinitas pada air baku akibat intrusi air laut berpotensi memengaruhi kualitas air yang diterima sebagian pelanggan. Perusahaan terus melakukan pemantauan secara intensif agar kondisi tersebut dapat dikendalikan.

Data pemantauan pukul 08.00 WIB menunjukkan kadar garam di IPA Nipah Kuning masih berada pada angka 586 mg/l, turun dibandingkan hasil pengukuran dini hari yang sempat mencapai 1.056 mg/l pada pukul 00.30 WIB. Sebelumnya, hasil pengukuran juga mencatat 846 mg/l pada pukul 02.00 WIB, 458 mg/l pada pukul 03.30 WIB, 542 mg/l pada pukul 05.00 WIB, serta 555 mg/l pada pukul 06.30 WIB.

BACA JUGA:PDAM Pontianak Lakukan Pengurasan IPA 3 Imam Bonjol pada 22 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

Sementara itu, pembaruan berikutnya pada pukul 12.30 WIB memperlihatkan kondisi yang semakin membaik. Kadar garam di IPA Nipah Kuning kembali menurun menjadi 383 mg/l, setelah sebelumnya tercatat 567 mg/l pada pukul 09.30 WIB dan 470 mg/l pada pukul 11.00 WIB.

Adapun hasil pemantauan di instalasi lainnya relatif stabil. Nilai salinitas di IPA Imam Bonjol berada pada kisaran 6 mg/l, IPA Parit Mayor sekitar 2 mg/l, sedangkan IPA Selat Panjang berada pada angka 8–9 mg/l. Angka tersebut masih jauh di bawah ambang batas 300 mg/l yang menjadi acuan pada masing-masing instalasi tersebut.

BACA JUGA:PDAM Pontianak Lakukan Pengurasan IPA 5 Imam Bonjol pada 21 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi sumber air baku dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat apabila terdapat perubahan yang memerlukan perhatian bersama.

Sebagai langkah antisipasi, pelanggan diimbau menggunakan air PDAM hanya untuk kebutuhan mandi dan mencuci, serta tidak menggunakannya untuk keperluan konsumsi selama kadar garam masih mengalami peningkatan.

Sumber:

Berita Terkait