Hari Lingkungan Hidup, Bupati Sujiwo Serukan Kubu Raya ASRI
Bupati Kubu Raya, Sujiwo setelah kegiatan Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di halaman Pasar Sejati-prokopim kuburaya-Facebook
PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Sujiwo menggaungkan gerakan bersama menjaga lingkungan. Hal itu ia sampaikan pada Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di halaman Pasar Sejati, Sungai Raya pada Kamis, 25 Juni 2026. Dirinya mengajak seluruh masyarakat menjadikan kepedulian terhadap kebersihan sebagai budaya dan tanggung jawab bersama demi terwujudnya Kubu Raya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Sujiwo mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen kolektif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai fondasi mewujudkan Kubu Raya yang bersih, sehat, dan nyaman. Ia menilai momen Hari Lingkungan Hidup menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh pihak, bukan hanya pemerintah semata.
BACA JUGA:Hari Lingkungan Hidup, Bupati Sujiwo Serukan Kubu Raya ASRI
“Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu tanggal 5 Juni, tapi baru kita gelar apelnya bersama beberapa instansi pada hari ini. Kita bukan hanya sebatas apel, tetapi saya mengajak ayo kita tancapkan tonggak pada hari ini untuk sama-sama mendeklarasikan dalam diri kita bahwasanya kita, masyarakat, juga mempunyai tanggung jawab terhadap lingkungan kita masing-masing,” tegasnya.
Menurut Sujiwo, budaya menjaga kebersihan harus dimulai dari lingkungan terdekat, baik di rumah, kantor, tempat usaha, maupun fasilitas publik. Kesadaran tersebut menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Tak Ingin Aset Terbengkalai, Bupati Sujiwo Dorong Revitalisasi Pasar Sejati Kubu Raya
“Kebersihan, merawat bumi, menjaga lingkungan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau negara atau TNI-Polri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Menjaga lingkungan kerja, lingkungan kantor, lingkungan rumah, dan lain sebagainya,” tuturnya.
Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif karena kebersihan memiliki nilai yang sangat mendasar dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi bagian dari ajaran agama, lingkungan yang bersih juga berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kualitas hidup warga.
BACA JUGA:Jalan Parit Haji Muksin Kubu Raya Disiapkan Jadi Jalan Lingkar Luar
“Sampai saking pentingnya kebersihan, itu ada hadisnya, bahwasanya kebersihan adalah bagian dari iman. Kemudian ada quotes juga, ‘bersih pangkal sehat’. Ini penting, maka saya mengajak,” ucapnya.
Sujiwo menambahkan, gerakan menjaga lingkungan di daerah sejalan dengan program nasional yang mendorong terwujudnya Indonesia yang asri dan berkelanjutan. Menurutnya, wajah Indonesia dibentuk oleh kondisi daerah-daerah yang ada di dalamnya.
BACA JUGA:Bupati Kubu Raya Dorong Percepatan Infrastruktur Desa Sumber Agung
“Pak Presiden juga sudah mencanangkan untuk mewujudkan Indonesia ASRI. Maka Indonesia Asri itu terwujud apabila kabupaten dan kota di seluruh Indonesia asri. Karena wajah Indonesia itu adalah akumulasi, penjumlahan dari kabupaten, kota, dan provinsi,” jelasnya.
“Maka Kubu Raya juga sudah mencanangkan di awal-awal saya habis dilantik untuk mewujudkan Kubu Raya ASRI. Kubu Raya Asri mustahil akan terwujud kalau peran masyarakat tidak hadir,” tambahnya.
Sumber: prokopim kubu raya


