Bupati Kubu Raya Dorong Karang Taruna Jadi Tulang Punggung Pembangunan Desa
Bupati Kubu Raya, Sujiwo dan jajarannya saat diwawancarai awak media-prokopim kuburaya-Facebook
PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Karang Taruna harus mampu menjadi ujung tombak pembangunan desa. Harapan itu disampaikan Bupati KUBU RAYA Sujiwo saat menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas bagi Karang Taruna se-Kabupaten KUBU RAYA pada Rabu, 22 April 2026, di Aula Praja Utama Kantor Bupati KUBU RAYA.
“Saya mempunyai harapan yang besar terhadap semua elemen. Apalagi ini adalah pemuda-pemudi masyarakat Kubu Raya,” kata Sujiwo.
BACA JUGA:Bupati Kubu Raya Dorong Karang Taruna Jadi Tulang Punggung Pembangunan Desa
Ia menilai peran aktif Karang Taruna sangat strategis dalam pembangunan. Karena Karang Taruna adalah putra-putri daerah yang hidup langsung di tengah masyarakat. Sehingga diharapkan bisa menjadi tulang punggung dan harapan masyarakat.
“Menjadi mata dan telinga, menjadi kaki dan tangannya pemerintah daerah, terutama saya dan Pak Wabup,” ujar Sujiwo.
BACA JUGA:Permudah Solar Nelayan, Bupati Kubu Raya Instruksikan Dinas Perikanan Gerak Cepat
Karena itu, Sujiwo mendorong Karang Taruna agar benar-benar eksis di setiap desa. Tidak hanya secara organisasi, tetapi juga melalui program nyata yang dirasakan manfaatnya oleh warga. Di antaranya, Karang Taruna bisa memanfatkan berbagai peluang usaha yang ada di desa sehingga bisa ikut membantu perekonomian warga. Untuk itu, dirinya membuka peluang bagi pemuda untuk mengidentifikasi potensi usaha di desanya masing-masing.
“Kenapa tidak kalau Karang Taruna mampu melaksanakan peluang-peluang usaha di desa? Mereka identifikasi apa peluangnya. Tugas saya sebagai kepala daerah mencarikan solusi. Jika perlu kebijakan anggaran untuk mendorong kegiatan mereka, saya tidak akan ragu. Atau jika anggaran terbatas, saya akan ajak pihak ketiga membantu mereka,” tutur Sujiwo.
BACA JUGA:Bupati Kubu Raya Sikapi Larangan Trawl, Dorong Diskusi Cari Jalan Tengah
Kunci utama, lanjutnya, adalah menyatukan niat untuk membantu negara yang secara nyata diwakili oleh rakyat dan masyarakat.
“Niatnya apa? Untuk membantu negara. Siapa negara itu? Yang kelihatan secara nyata di bawah negara adalah rakyat, masyarakat. Ayo kita bantu. Cara membantunya masing-masing desa berbeda-beda,” pungkasnya.
Sumber: prokopim kubu raya


