Pesan artikel

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 21–23 April 2026

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 21–23 April 2026

Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram

PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio merilis peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Kalimantan Barat, berlaku mulai Selasa, 21 April hingga Kamis, 23 April 2026. Peringatan ini dikeluarkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai dampak hidrometeorologi.

Berdasarkan data terbaru yang diperbarui pada Selasa, 21 April 2026 pukul 08.01 WIB, BMKG mengklasifikasikan kondisi cuaca dalam tiga kategori, yakni WASPADA (hujan sedang-lebat), SIAGA (hujan lebat-sangat lebat), dan AWAS (hujan sangat lebat-ekstrem).

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 21–23 April 2026

Pada Selasa, 21 April 2026, sejumlah wilayah di Kalbar berpotensi mengalami hujan dengan status WASPADA, meliputi Kabupaten Bengkayang, Kayong Utara, Kubu Raya, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Sementara itu, wilayah dengan status SIAGA atau potensi hujan lebih tinggi meliputi Kapuas Hulu, Ketapang, dan Landak.

Memasuki Rabu, 22 April 2026, potensi hujan masih meluas di berbagai daerah. Wilayah yang masuk dalam kategori WASPADA antara lain Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Kondisi ini menunjukkan peningkatan aktivitas atmosfer yang cukup signifikan di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 21–27 April 2026

Kemudian pada Kamis, 23 April 2026, BMKG mencatat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terjadi di sejumlah wilayah, seperti Kapuas Hulu, Ketapang, Landak, Melawi, Sanggau, dan Sintang. Meski cakupan wilayah berkurang dibanding hari sebelumnya, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi banjir, genangan air, serta tanah longsor, khususnya di daerah rawan.

BMKG juga menegaskan bahwa selama periode tiga hari tersebut, tidak terdapat potensi angin kencang di seluruh wilayah Kalimantan Barat atau tercatat nihil.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 20–22 April 2026

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG serta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah bantaran sungai dan perbukitan.

Sumber: