BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 9–11 Maret 2026
Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Barat selama tiga hari ke depan, mulai Senin, 9 Maret hingga Rabu, 11 Maret 2026.
Dalam rilis resmi yang dikeluarkan pada Senin pagi pukul 08.01 WIB, BMKG menyampaikan sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 9–11 Maret 2026
Pada Senin, 9 Maret 2026, wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Landak, Melawi, Sekadau, dan Sintang.
Sementara itu, pada Selasa, 10 Maret 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu, Sambas, Sanggau, dan Sintang.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 9–15 Maret 2026
BMKG menyebut status peringatan yang dikeluarkan berada pada kategori Waspada, yang berarti masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Dalam keterangan yang disampaikan BMKG, kategori peringatan cuaca dibagi menjadi tiga tingkatan, yakni Waspada untuk hujan sedang hingga lebat, Siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat, serta Awas untuk hujan sangat lebat hingga ekstrem.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 8–10 Maret 2026
Untuk hari Rabu, 11 Maret 2026, BMKG menyatakan tidak ada potensi cuaca ekstrem atau peringatan dini yang dikeluarkan untuk wilayah Kalimantan Barat.
Selain itu, BMKG juga menyampaikan bahwa dalam periode tiga hari tersebut tidak terdeteksi adanya potensi angin kencang di wilayah Kalimantan Barat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 8–14 Maret 2026
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang dapat ditimbulkan akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, seperti genangan air, banjir lokal, hingga terganggunya aktivitas transportasi.
BMKG juga mengingatkan masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir atau daerah dengan kontur tanah labil untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru.
Sumber:


