Pesan artikel

Struktur Rangka Melengkung? Cek Dulu Spesifikasi Besi CNP yang Anda Pakai

Struktur Rangka Melengkung? Cek Dulu Spesifikasi Besi CNP yang Anda Pakai

--

Rangka atap tiba-tiba terlihat turun di tengah? Kuda-kuda terasa tidak simetris? Atau setelah beberapa bulan dipasang, struktur mulai melengkung perlahan?

Kalau itu terjadi, besar kemungkinan masalahnya bukan pada tukangnya tapi pada spesifikasi Besi CNP yang digunakan.

Di lapangan, banyak proyek gudang, kanopi, workshop, hingga bangunan komersial mengalami penurunan performa struktur karena salah memilih ukuran CNP sejak awal.

Sebelum kerusakan semakin parah, cek beberapa hal penting ini.

1. Ketebalan CNP Terlalu Tipis untuk Bentang Panjang

Ini penyebab paling umum.

Banyak proyek menggunakan CNP tipis (misalnya 2,3 mm atau di bawahnya) untuk bentang lebar tanpa kolom tambahan. Awalnya terlihat kuat. Tapi setelah atap terpasang dan terkena beban angin serta panas-hujan terus-menerus, profil mulai mengalami lendutan.

Semakin panjang bentang tanpa titik tumpu, semakin besar ukuran dan ketebalan CNP yang dibutuhkan.

Menghemat di ketebalan bisa berujung pada biaya perkuatan ulang yang jauh lebih besar.

2. Salah Pilih Tinggi Profil CNP

Banyak orang hanya melihat harga dan panjang batang, tanpa memperhatikan tinggi profil (misalnya CNP 75, 100, 125, 150).

Padahal semakin tinggi profilnya, semakin besar kemampuannya menahan momen lentur.

Untuk rangka atap gudang atau workshop dengan bentang lebar, penggunaan CNP kecil sangat berisiko menyebabkan struktur melengkung di tengah.

3. Tidak Memperhitungkan Beban Tambahan

Beban struktur bukan hanya dari atap.

Sering kali ada tambahan seperti:

1. Instalasi plafon

Sumber: